Sekilas Info

PASCA GEMPA AMBON

PDI Perjuangan Aksi Kemanusiaan di Tulehu, Waai, Liang, Tial, Tenga-Tenga, Suli dan Rohomoni

satumalukuID- DPD PDI Perjuangan melakukan kegiatan peduli kemanusiaan membagikan bahan kebutuhan pokok di delapan desa, yakni Tulehu, Waai, Liang, Tial, Tenga-Tenga, dan Negeri Suli serta Negeri Rohomoni di Pulau Haruku.

"Kebetulan ada sejumlah warga Desa Rohomoni yang datang ke DPD meminta bantuan karena warga mereka mengungsi di dataran lebih tinggi namun kesulitan mendapatkan bantuan," kata Bendahara DPD PDI Perjuangan setempat, Lucky Wattimury di Ambon, Selasa (1/10/2019)

Bahan kebutuhan pokok yang disalurkan berupa beras, obat-obatan, selimut dan kebutuhan ibu hamil.

Beras yang disalurkan sebanyak tiga ton dan disesuaikan dengan jumlah pengungsi yang ada di masing-masing lokasi pengungsian.

"Kita juga menyiapkan obat-obatan yang merupakan kerja sama dengan Direktur RSUD Haulussy Ambon, dr. Rita Taihitu yang merekomendasikan jenis obatnya seperti apa lalu diproses dengan DPP PDI Perjuangan dan telah diberikan sebanyak delapan liter ton," ujarnya.

Terhadap bantuan-bantuan ini ada matrial yang diberikan ke pengungsi didaptkan dari DPP serta sumbangan dari Gubernur Maluku Murad Ismail selaku ketua DPD dan Alfred Betaubun.

"Mereka-mereka ini yang membantu kami sehingga memiliki persediaan yang cukup untuk dibagi hari ini kepada para pengungsi," katanya.

Hal ini dilakukan karena sebagai anggota dewan maupun pimpinan partai turun langsung ke lapangan dan melihat bagaimana mereka cukup sengsara dan bila dalam sepekan tidak ditangani dengan baik maka bisa timbul persoalan sosial.

Oleh karenanya setelah serahkan bantuan, dilaporkan ke ketua DPD lalu diarahkan bagaimana membagi bantuan ini yang harus tersalurkan hari ini juga sebab sangat dibutuhkan.

"Kita juga sementara meminta dari pihak-pihak lain yang ingin membantu masyarakat, PDI Perjuangan menampung dan membagikannya dengan adil dan transparan sehingga pihak yang membantu juga bisa mengetahui bagaimana cara mengorganisir pembagiannya," jelas Wattimury.

Tidak ada seorang pun yang merancang bencana ini, dia sudah datang dan terjadi maka dilihat sendiri bagaimana mereka di tempat-tempat pengungsian yang betul-betul membutuhkan perhatian orang lain.

Mudah-mudahan walau pun bantuannya sedikit tetapi memiliki nilai kemanusiaan bagi sesama yang membutuhkan.

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!