Sekilas Info

PASCA GEMPA AMBON

Menteri Sosial Serahkan Bantuan Rp1,3 Miliar Bagi 34 Ahli Waris dan Logistik Pengungsi Korban Gempa Ambon

Kemensos RI Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bercengkerama dengan para pengungsi korban Gempa Ambon seusai penyerahan bantuan di Ambon, Senin (30/9/2019).

satumalukuID - Pemerintah Pusat lewat Kementerian Sosial menyerahkan bantuan sosial bencana sebesar Rp1,3 miliar kepada korban gempa dengan magnitudo 6,8 di kota Ambon dan sekitarnya.

Total bantuan sosial sebesar Rp1,3 miliar yang terdiri dari bantuan sosial kepada ahli waris dan bantuan logistik kepada pengungsi, diserahkan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita secara simbolis kepada perwakilan penerima, Senin (30/9/2019).

Mensos menyatakan, bantuan sosial diberikan kepada 34 ahli waris keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana sebesar Rp15 juta per keluarga.

Selain itu juga diserahkan bantuan logistik berupa paket makanan, tenda gulung, perlengkapan dapur umum dan kebutuhan pakaian.

"Kami datang dari Jakarta atas perintah bapak Presiden untuk memberikan perhatian atau bantuan kepada warga yang terdampak bencana gempa," katanya.

Dia mengakui  bantuan yang diserahkan hari ini merupakan tahap awal, jika dirasakan oleh pemerintah daerah dibutuhkan bantuan lainnya, maka akan diberikan bantuan tahap dua.

"Yang ingin saya sampaikan adalah bantuan ini tahap awal, jika dirasakan oleh pemda dibutuhkan bantuan lainnya dari pemerintah pusat, tentu kami akan siap untuk menyalurkan bantuan tahap dua yang berkaitan dengan bencana di Maluku," ujarnya.

Setelah ini, kata Mensos, segera disalurkan bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk membantu usaha mikro kecil dan menengah yakni toko atau warung yang terdampak rusak akibat gempa.

"Kami siapkan program untuk membantu jika ada toko atau warung yang hancur akibat bencana, kita ingin warung tersebut beroperasi kembali sehingga kegiatan perekonomian daerah normal kembali," katanya.

Sedangkan untuk rumah yang rusak baik rusak ringan hingga berat, juga akan diberikan bantuan, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNPB untuk proses bantuan.

"Tentunya melalui proses verifikasi dan validasi di lapangan, agar bantuan tersebut tepat sasaran,"  tandas Mensos.

Baca Juga

error: Content is protected !!