Sekilas Info

MAKAN SAGU

Gerakan Makan Sagu Dorong Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Pangan Lokal

Abdul Fatah Sejumlah tanaman penghasil produk lokal berada di Pulau Halmahera.

satumalukuID - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut) mengembangkan produk lokal berbahan sagu sebagai pangan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat setempat untuk dilestarikan dalam kehidupan warganya..

"Program gerakan makan sagu (Gemas) akan menjadi salah satu upaya dalam melestarikan pangan lokal sagu berbahan dasar sagu ke masyarakat mulai di tingkat dusun," kata Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Hajar Adam di Ternate, Sabtu (21/9/2019).

Kegiatan itu dilaksanakan di Kantor Kecamatan, sebab, promosi pangan lokal sagu di Halteng sebab sagu mengandung karbohidrat kepada masyarakat.

Dia menyatakan,  sagu adalah pangan lokal yang multy fungsi, dalam bahasa lokal sagu ini bisa diolah menjadi salamin pek puk (bahasa lokal), bangket sagu, sagu bele,  lapis tikar sagu, gergaji sagu,  sagu bi dan teh sagu dan sagu ini aman untuk dikonsumsi.

Hajar Adam menyampaikan, sagu adalah ciri khas kita, sehingga populasi tanaman sagu harus disebarkan di seluruh Kecamatan untuk memperkuat kedaulatan pangan lokal.

"Guna mengurangi konsumsi beras dan terigu pangan lokal sagu harus dibumikan, agar masyarakat lebih mencintai produk lokal," ujarnya.

Selain itu, ada pula budidaya tanaman hortikultura dapat memberikan hasil ekonomis yang signifikan bagi petani.

Menurutnya, Selama ini petani kita perekonomiannya bergantung dari hasil tanaman musiman, namun demikian, kami yakin ketika kita dapat mengolah secara baik tanaman Hortikultura memiliki potensi lain yang tidak kalah besar, bahkan dapat memberikan pendapatan ekonomi bagi petani yang signifikan.

"Kami yakin, budidaya tanaman hortikultura dapat memberikan hasil ekonomis yang signifikan bagi petani Kita,  melihat buktinya di desa peliri  ini, artinya, bila kita mengelolanya dengan tepat dan bijak, potensinya tidak akan habis dan bisa kita manfaatkan secara berkelanjutan," ujarnya.

Dia  meminta kepada para pendamping  untuk dapat terus secara intensif mendampingi para petani hortikultura dengan metode penyuluhan pertanian kepada petani.

"Kita harapkan budi daya komoditas hortikultura dapat terus meningkat dari tahun ke tahun dan dengan hasil panen yang memuaskan, hingga dapat turut serta dalam memperkuat ketahanan pangan daerah kita, untuk itu mari kita manfaatkan lahan tidur untuk peningkatan perekonomian kelompok serta rumah tangga kita bersama," katanya.

Penulis: Abdul Fatah
Editor:Redaksi

Baca Juga