Sekilas Info

FIGUR

Sosok Arny Hassana Soulisa, Anggota DPRD Provinsi Maluku Periode 2019 – 2024, yang Beta Kenal

Arny Soulisa (kebaya merah) saat dilantik menjadi anggota DPRD Maluku periode 2019 - 2024, Senin (16/9/2019).

Satu dari 43 anggota DPRD Provinsi Maluku yang dilantik, Senin (16/7/2019), adalah Arny Hassana Soulisa. Dia merupakan ibu tiga anak yang boleh dikata terhitung baru di dunia politik. Suaminya adalah seorang jurnalis di TVRI Ambon yang juga beta pung tamang.

Beta kenal Arny sudah lama, sejak masih duduk di bangku SMP Negeri 4 Ambon. Katong  sama-sama satu sekolah saat itu, walau beda kelas,

Kesan pertama mengenal Arny, dia sosok yang menyenangkan. Orangnya humble, tidak sombong dan bisa bergaul dengan semua orang. Sekalipun saat itu, Arny boleh dikata berasal dari keluarga terpandang di Kota Ambon. Kakeknya, adalah mantan Sekda Provinsi Maluku yang biasa disapa Opa Acim Soulisa.

Arny tumbuh dan berkembang di rumah keluarga besar Opa Acim yang belakangan dijual kepada BCA Cabang Ambon. Tumbuh bersama dengan saudara-saudara sepupu yang usianya tidak terpaut jauh. Salah satu kakaknya yang serumah adalah Tagop Soulisa,sekarang menjabat Bupati Buru Selatan.

Ada juga saudara sepupu Arny yang serumah dan juga memiliki sikap suka bergaul dan cukup dikenal rekan-rekan seangkatannya saat sekolah yakni Lisa dan Litha Soulisa. Jadi bisa dibilang, Arny ini hidup dan berkembang dalam suasana persaudaraan khas Orang Ambon yang begitu kental.

Saat itu, medio tahun 80-an siapa orang Ambon yang tidak mengenal keluarga Soulisa? Selain karena reputasi Opa Acim yang baik di kalangan warga Kota Ambon, Arny dan saudara-saudaranya memiliki teman yang sangat banyak.

Di tingkat SMA katong tapisah. Beta sekolah di SMA Negeri 2 sedangkan Arny belakangan baru beta tahu bersekolah di SMA Kartika Chandra Kirana atau biasa disebut SMA Chandra. Kebetulan Beta satu sekolah dengan sepupunya Arny, Litha Soulisa dan kakaknya Lisa Soulisa. Sedangkan saudara laki-lakinya Tagop Soulisa melanjutkan sekolah di Surabaya.

Tapi namanya batamang, setelah puluhan tahun lewat katong kemudian disatukan dalam group facebook Alumni SMP Negeri 4 Ambon. Begitu juga berlanjut di WhatsApp Group (WAG) Alumni SMP Negeri 4 Ambon.

Pertalian hubungan pertemanan ini bisa terjadi atas inisiatif Arny. Dia lah salah satu motor penggerak sehingga anak-anak SMP Negeri 4 Ambon yang terpisah sudah puluhan tahun bisa membangun silaturahim kembali.

Bahkan hebatnya, untuk merajut kebersamaan, dia menginisiasi pertemuan alumni SMP Negeri 4 Ambon di Jabodetabek. Kebetulan putra pertamanya sedang melanjutkan studi di Universitas Trisakti (sekarang sudah sarjana) di Jakarta sehingga sering bolak-balik Ambon - Jakarta.

"Beta senang bisa bersilaturahim dengan teman-teman SMP karena dulu saat sekolah kita punya cerita yang lucu dan penuh kekeluargaan,' ujarnya suatu saat.

Kebiasaannya yang suka menjalin silaturahim berlanjut, Kini dia juga membuat WAG  Alumni SMA Ambon '87 yang semakin memperluas hubungan pertemanan di antara sesama anggotanya yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di Maluku.

Yang beta salut dari Arny adalah sifatnya yang tidak pernah melupakan sahabat lama, bahkan sahabat saat masih di sekolah dasar.

Ceritanya, beberapa tahun berselang saat Arny dan suaminya sedang berada di Jakarta. Beta dengan Arny dan suaminya bersama tamang-tamang alumni SMP 4 Ambon di Jabodetabek nongkrong di salah satu tempat tongkrongan di wilayah Jalan Sabang.

Usai nongkrong di lantai 2, katong menuju lantai satu dan mau pulang. Tiba-tiba dia menyapa dan menyebut nama salah satu pria yang bekerja sebagai sekuriti di tempat tersebut. Ternyata sang pria adalah teman masa sekolah dasar Arny di Ambon. Kebayang, bagaimana dia pung daya ingat. Beberapa menit Arny dan teman SD nya itu berbagi kisah masa sekolah dulu.

Waktu bergulir, suatu saat, ketika Tagop Soulisa berkata Arny sedang maju menjadi Caleg DPRD Maluku dari PDI Perjuangan, beta spontan mengatakan, dia pasti akan terpilih. Pertimbangannya, Arny ini banyak teman dan mudah beradaptasi dengan siapa saja. Sudah begitu, dia juga dikenal bukan sebagai seorang yang penuh ambisi. Hidupnya rada mengalir seperti sungai. Tagop mengaminkan optimisme beta.

Akhirnya takdir jualah yang mengantarkan Arny dilantik dan diangkat sumpah menjadi anggota DPRD Maluku periode 2019 - 2024. Dia sekarang sudah menjadi Ibu Dewan Yang Terhormat.

Walau jabatan ini otomatis menaikkan status sosialnya, namun menilik masa lalu dan masa-masa sebelum dia menjadi politikus, Arny pasti tetap menjadi seorang yang bersahaja. Seorang Nona Ambon yang humble dan mudah beradaptasi dengan siapapun. Seorang perempuan yang tidak pernah melupakan kodratnya selaku seorang istri dan ibu dari anak-anak tercinta.

Dunia politik terkadang dilihat sebagai sesuatu yang negatif. Baku sikut antar teman, baku malawang antar sesama politisi dan terkadang terkesan melupakan kepentingan masyarakat. Tapi, beta yakin, Arny tetap akan memberi warna di Baileo Karang Panjang. Bagaimanapun sentuhan kehangatan seorang ibu akan memberikan kesejukan dalam berpolitk,'

Jalan hidup manusia itu memang penuh misteri. Takdir seseorang telah ditulis sejak lahir.

Selamat bertugas Arny... Semoga selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat di Maluku.

Baca Juga