Sekilas Info

SERAH TERIMA JABATAN

Kepala Perwakilan BI Maluku Utara Beralih dari Dwi Tugas Waluyanto ke Gatot Miftahul Manan

Abdul Fatah Sejumlah kepala daerah memberi ucapan selamat ke Kepala Perwakilan BI Maluku Utara (Malut) Gatot Miftahul Manan yang menggantikan Dwi Tugas Waluyanto .

satumalukuID - Deputi Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti mengukuhkan Kepala Perwakilan BI Maluku Utara (Malut) Gatot Miftahul Manan menggantikan Dwi Tugas Waluyanto dan membantu pemerintah daerah setempat untuk mendorong ekonomi berkelanjutan.

"Tentunya, BI dengan SDM yang dimiliki akan membantu pemerintah daerah dalam mendorong kondisi ekonomi berkelanjutan melalui kebijakan moneternya," kata Destry usai mengukuhkan Kepala Perwakilan BI Malut di Ternate, Jumat (13/9/2019).

Menurut dia, BI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, sehingga SDM yang dimiliki BI telah disiapkan dalam membantu pemerintah baik itu memberi masukan atas berbagai kajian, evaluasi dan menganalisa berbagai berkembangan ekonomi kekinian.

Oleh karena itu, kata Destry, ada empat fokus yang harus dilakukan BI di daerah yakni mengembangkan sistem pariwisata, perkembangan digital, manufaktur dan pasar keuangan, apalagi sesuai hasil survei masyarakat Malut memiliki tingkat kebahagiaan paling tertinggi di Malut dan ini modal utama pengembangan ekonomi masyarakat.

Dirinya meminta agar BI membantu untuk membantu pemerintah daerah melalui penyediaan dan pembangunan pasar kerakyatan yang inklusif melalui UMKM yang telah dibentuk.

"BI kini memiliki sekitar 900 UKM binaan yang telah mampu mengembangkan usahanya secara inovatif dan kreatif, sehingga dengan kebijakan ini mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran," ujarnya.

Sedangkan, mantan Kepala BI Perwakilan Malut, Dwi Tugas Waluyanto meminta agar penggantinya fokus dalam mengembangkan pertanian, perikanan dan pariwisata untuk dikembangkan dalam membantu tugas-tugas pemerintah di daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malut, Gatot Miftahul Manan menyatakan, pihaknya akan melibatkan UMKM dalam mengembangkan berbagai potensi usahanya baik itu sektor pertanian, perikanan dan pariwisata, agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Harus ada kolaborasi antara pemerintah daerah, agar pelaku usaha dikembangkan melalui potensi digital, karena akan menjadi outlet pariwisata dan mendorong sektor-sektor industri agar terus berkembang," ujarnya.

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!