Sekilas Info

LINGKUNGAN

BNPB Serahkan Bantuan Pohon Langka untuk Negeri Latuhalat, Hukurila, Lateri dan Waihaong

Kepala BNPB Doni Mornado ketika menyerahkan bantuan anakan pohon kepada sejumlah bapa raja negeri di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (7/9/2019)

satumalukuID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan anakan pohon langka untuk ditanam di sejumlah lokasi di kota Ambon.

Anakan pohon langka diserahkan kepala BNPB Doni Moenardo kepada perwakilan desa dan negeri penerima yakni Latuhalat, Hukurilla, Lateri dan Waihaong, di Ambon, Sabtu (7/9/2019).

Dia menyatakan, program bantuan anakan pohon mulai dilakukan Kodam XVI Pattimura sejak tahun 2017, sudah sekitar 855.591 ribu anakan pohon yang terdistribusi kepada masyarakat selama 2,5 tahun.

Program ini dilaksanakan kerja sama Kodam XVI Pattimura, Indofood dan panguyuban Budiasih, jenis tanaman rempah-rempah khas Maluku seperti cengkeh, pala juga jenis tanaman langka seperti pohon palaka.

"Sisanya masih tersedia di markas batalyon Infanteri Yonif 731 kabaresi di Masohi Maluku Tengah dan akan dibagikan ke masyarakat," katanya.

Jenis anakan pohon, katanya, akan diprioritaskan untuk ditanam dilokasi kawasan IAIN yang beberapa bulan yang lalu mengalami longsor dan sejumlah bangunan di sekitar IAIN yang retak.

Selain itu di beberapa desa atau negeri yang memerlukan bantuan bibit pohon yakni pohon palaka yang keberadaaanya berfungsi menjaga pasokan air warga.

"Keberadaan pohon ini yang paling besar di Hitu Lama pulau Ambon, jenis pohon ini diperbanyak sangat mungkin akan mengurangi longsor yang ada di daerah-daerah tertentu termasuk juga beberapa jenis tanaman yang juga sudah sangat sulit di cari yaitu torem," katanya.

Pohon torem lanjutnya, termasuk jenis tanaman yang nyaris punah di dunia hanya tinggal di pulau Yamdena Saumlaki Maluku Tenggara Barat dan pulau Bismak di Papua Nugini.

"Jenis pohon tersebut harus kita rawat dan lindungi, agar semakin banyak daerah-daerah yang memiliki jenis tanaman langka ini," tandas Donny.

Ditambahkannya, program ini bertujuan untuk mengembalikan Maluku sebagai daerah penghasil rempah-rempah dan pembibitan.

Rincian bantuan pohon yang diberikan sebanyak 1 juta anakan sejak tahun 2017, sampai saat ini sudah diserahkan 855.591 ke masyarakat secara gratis, yang terdiri dari pohon keras 29.297 anakan, pohon buah 42.806 pohon rempah 119.52 anakan.

Baca Juga