Sekilas Info

PELAYANAN KESEHATAN

Pemkab Halmahera Utara Diminta Mengupayakan Puskesmas Layani Rawat Inap

Ilustrasi - Puskesmas rawat inap Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan, kota Ambon, menggalakkan terobosan inovasi "grab sehat" atau gerakan tabaos sehat.

satumalukuID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), diminta mengupayakan seluruh puskesmas di daerah itu, terutama yang letaknya jauh dari ibu kota kabupaten melayani rawat inap untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Kalau puskesmas di Halmahera Utara dapat melayani rawat inap maka masyarakat setempat yang sakit dan harus menjalani rawat inap tidak perlu lagi rujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Tobelo," kata pemerhati kesehatan di Halmahera Utara Kamaruddin di Ternate, Selasa.

Masyarakat di Halmahera Utara yang tinggal di daerah pelosok jika menderita sakit dan harus menjalani rawat inap di RSUD Tobelo sering mengalami kesulitan, terutama bagi yang belum mampu, karena harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Menurut dia, pentingnya mengupayakan puskesmas dapat melayani rawat inap juga terkait dengan upaya memaksimalkan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan yang semuanya harus diawali di pelayanan tingkat dasar atau puskesmas.

Oleh karena itu Pemkab Halmahera Utara harus melengkapi infrastruktur puskesmas, seperti peralatan medis dan ruang rawat inap serta penyediaan tenaga dokter dan perawat, karena puskesmas tidak mungkin melayani rawat inap kalau infrastruktur dan tenaga medisnya terbatas. Bupati Halmahera Utara Frans Manerry sebelumnya mengatakan pemkab sudah memprogramkan seluruh puskesmas di daerah itu dapat melayani rawat inap tetapi belum bisa direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

Dari 18 puskesmas yang ada di Halmahera Utara, baru enam puskesmas yang sudah melayani rawat inap, sedangkan sisanya masih dalam proses dan diharapkan bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dan tenaga medis.

Bupati menambahkan, Pemkab Halmahera Utara juga terus mengembangkan RSUD Tobelo sebagai rumah sakit rujukan di daerah itu setelah berhasil meningkatkan statusnya dari rumah sakit tipe D menjadi rumah sakit tipe C.

Pemkab terus pula memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu di daerah itu dengan cara memasukkan mereka dalam kepersertaan BPJS Kesehatan yang sampai saat ini telah mencapai 71 ribu orang.

Penulis: La Ode Aminuddin
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!