Sekilas Info

RILIS PPIH MAKASSAR

Sebanyak 22 Jemaah Calon Haji Meninggal Dunia, Dua Berasal dari Provinsi Maluku

Antara/Mohammad Ayudha Kedatangan Jemaah Haji Kloter Pertama di Bandara Hasanuddin Makassar, 18 Agustus lalu.

satumalukuID - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Hasanuddin Makassar melaporkan jumlah jamaah calon haji yang meninggal dunia selama musim Haji 2019 bertambah menjadi 22 orang. Dua di antaranya berasal dari Provinsi Maluku yakni Ahmad Dahlan Fattah (75) dan Hasan Raharusun Balkud (73).

Ahmad Dahlan Fattah diketahui berasal dari Kabupaten Buru dan masuk dalam kloter 12. Sedangkan Hasan Raharusun Balkud (73) berasal dari Kabupaten Maluku Tengah dan masuk dalam kloter yang sama.

"Kami terus memperbaharui data-data kami dan jumlah calon haji yang meninggal hingga pemulangan total yang meninggal dunia menjadi 22 orang," ujar Wakil Sekretaris PPIH Embarkasi Hasanuddin Makassar Solihin di Makassar, Rabu (21/8/2019).

Ia mengatakan PPIH Embarkasi Hasanuddin Makassar telah memberangkatkan jamaah haji dari delapan provinsi yang umumnya adalah lanjut usia dengan risiko kesehatan tinggi.

Solihin menyatakan 22 orang jamaah haji itu meninggal dunia dalam proses pemberangkatan maupun saat menjalani ibadah haji di Mekah, Arab Saudi.

"Yang meninggal 22 orang, satu JCH saat akan bertolak ke Tanah Suci dan enam lainnya di Mekah. Baik di pemondokan Mekah maupun di RS Arab Saudi," katanya.

Adapun 22 JCH yang meninggal adalah;

1. Suhaima Kahar Umar (61) warga asal Tidore, Maluku Utara yang meninggal dunia di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar sebelum pemberangkatan ke tanah suci Mekah.

2. Sapan Tumanga Loga (69) asal Makassar, kloter 04.

3. Fatma Thalib Arilaha (71) asal Tidore, Maluku Utara, kloter 07.

4. Marhan Ali Telano (63) asal Kendari, Sulawesi Tenggara, kloter 23.

5. Naser Rajab Husen (79) asal Halmahera Selatan, Maluku Utara, kloter 09.

6. Kasman Muksin Yunus (56) asal Halmahera Selatan, Maluku Utara, kloter 09.

7. Hasanuddin Yusuf Muhammad Zen (56) asal Tidore, Maluku Utara, kloter 07.

8. Kaspan Jasmin Hambiyah (51) asal Kota Sorong, Papua Barat, kloter 20

9. Sitti Nurjanah Sandarako Arpani (81) asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara,  kloter 24.

10. Abu Ine Puluala (77) asal kota Gorontalo, Gorontalo, kloter 34.

11. Ipawellangi Bandu Tagi (68) asal Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, kloter 25.

12. Rauda Hulinggi Saini (63) asal Kota Gorontalo, Gorontalo, kloter 27.

13. Syamsuddin Dalle Mappelawa (53) asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kloter 17.

14. Talisa Etta Pandongi (75) Kabupaten Keerom, Papua, kloter 16.

15. Ahmad Dahlan Fattah (75) asal Kabupaten Buru, Maluku, kloter 12.

16. Darwin Yantu Hatama (64) asal Kota Gorontalo, Gorontalo, kloter 27.

17. Ramang Burahim Tommi (61) asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kloter 23.

18. Hasna Samaura Samauna (69) asal Kota Mamuju, Sulawesi Barat, kloter 11.

19. Hasan Raharusun Balkud (73) asal Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, kloter 12.

20. Muhammad Syarief Baco (75) asal Kabupaten Polewali Mandar,Sulawesi Barat, kloter 39.

21. Andi Lawu Syamsuddin Tombong (62) asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kloter 38.

22. Nur Hasan Hakim(79) asal Kabupaten Tidore, Maluku Utara, kloter 07.

Baca Juga

error: Content is protected !!