Sekilas Info

MUSIK UKULELE

Kementerian Pariwisata Tantang Dinas Pariwisata Maluku Gelar Festival Musik Ukulele Anak di Tahun 2020

Humas Pemkot Ambon Puluhan anak Kota Ambon memainkan musik ukulele saat Pembukaan Festival Teluk Ambon di Pattimura Park, Minggu (18/9/2019)

satumalukuID - Kementerian Pariwisata mendorong Dinas Pariwisata Provinsi Maluku untuk serius menumbuhkan dan mengembangkan musik tradisional ukulele hingga mendunia. Salah satu caranya adalah dengan memasukan festival musik ukulele pada calender of event pariwisata dengan target 1.000 ukulele yang dimainkan anak-anak.

“Kami Kemenpar harapkan tahun depan bisa adakan 1.000 ukulele. Ditampilkan dan dimainkan dalam event khusus oleh anak-anak. Sehari atau dua hari, dengan berbagai lagu daerah dinyanyikan sambil bersenandung,” kata staf khusus menteri pariwisata Raseno Arya saat pembukaan Festival Teluk Ambon 2019 di Pattimura Park, Ambon, Minggu (18/8/19).

Dengan target 1.000 ukulele di tahun depan, sebut Raseno, selain bisa meraih rekor MURI sebagai penampil ukulele terbanyak di Indonesia, tetapi juga ukulele dipandang sebagai musik tradisional yang bisa jadi pemikat dunia.

“Kedepan mungkin bisa ada event festival musik jazz, ukulele dan sebagainya. Event seni, pariwisata dan budaya itu jadi daya pikat wisatawan, harus dikembangkan,” tegasnya.

Menanggapi usulan Kemenpar itu, pelaksana tugas Kadispar Maluku Irawan Asikin menyatakan, tentu pihaknya nanti akan melihat usulan membuat event 1000 ukulele. Sebab sudah ada rencana, hanya terlebih dahulu akan menelisik lagi dalam perencanaan di tahun 2020.

“Nanti katong liat akang. Memang kita sudah ada rencana kesitu. Cuma kan harus dilihat lagi di perencanaan untuk 2020, sekarang belum bisa. Mau dibilang target di 2020 juga belum, karena katong belum susun. Kalau sudah susun, bisa masuk di calender of event baru OK,” tukasnya.

Diketahui, FTA 2019 dibuka oleh Gubernur Maluku Murad Ismail dengan pemukulan tifa bersama staf khusus Menpar Raseno Arya, walikota Ambon Richard Louhenapessy, perwakilan pemerintah kota Jakarta Selatan dan ketua tim penggerak PKK Maluku Widya Murad Ismail.

Pada kesempatan tersebut ada penyerahan tumbler oleh Gubernur kepada millenial sebagai wujud komitmen Ambon, Maluku bebas sampah plastik.

Event FTA yang masuk sebagai satu dari 100 wonderful event Kemenpar mengusung tema exotic millennial Maluku peduli Teluk Ambon.

Adapun sejumlah kegiatan yang dilakukan selama tiga hari yakni gerakan mengurangi sampah plastik, workshop busana tenun Maluku dan lomba peragaan busana, workshop fotografi dan lomba fotografi, bersih pantai dan teluk Ambon melibatkan semua pihak. Selain itu,  pameran ekonomi kreatif dan talkshow ekonomi kreatif, panggung hiburan, lomba arumbae manggurebe libatkan 6 desa/negeri, pameran 100 hari kerja Gubernur-Wagub yang digagas Bappeda.

Penulis: M-5
Editor:Redaksi
Photographer:Humas Pemkot Ambon

Baca Juga

error: Content is protected !!