Sekilas Info

FITA HUWAE

Jadi Pembawa Baki Bendera Merah Putih saat Upacara HUT RI, Impian Nona Ambon Fita Huwae Terwujud

Jimmy Ayal Fita Huwae saat menjalankan tugas sebagai pembawa baki bendera merah putih.

Impian Fita Enjelika Huwae untuk menjadi seorang anggota Pasukan Pengivar Bendera (Paskibra) dan pembawa baki bendera merah putih untuk dikibarkan, terwujud.

Pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tingkat Provinsi Maluku, Sabtu (17/8/2019), Nona Ambon yang baru berusia 15 tahun ini dia dipercaya tidak hanya paskibra tetapi juga menjadi bintang perhatian ribuan mata saat menjadi pembawa baki bendera merah putih di Lapangan Merdeka, Ambon.

"Saya sangat senang dan bahagia karena impian saya sejak lama, benar-benar terwujud," ujar Fita, saat dijumpai usai melaksanakannya tugasnya, di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu.

Siswa kelas 11 SMA Negeri Siwalima, sekolah unggulan di bawah binaan Pemprov Maluku ini terpilih dari seluruh siswa-siswi berprestasi yang berasal dari 11 kabupaten/kota di Maluku

.Dengan wajah sumringah, Nona Ambon kelahiran 18 Maret 2014 tersebut mengaku sangat bangga dan terharu karena tugas kenegaraan setahun sekali itu dapat dilaksanakan dengan baik.

"Beta memang sangat memimpikan menjadi pembawa baki merah putih, setelah terpilih sebagai anggota Paskibra Maluku," ujarnya.

Sebagai pembawa baki bendera, dia menerima menerima duplikat bendera pusaka dari Gubernur Maluku Murad Ismail. Fita mengaku sulit melukiskan perasaan dan kegembiraannya mendapatkan apresiasi ribuan warga yang menyaksikan peringatan Detik-Detik Proklamasi di ibu kota Provinsi Maluku itu.

Untuk mewujudkan ambisi dan impiannya, Fita mengaku fokus latihan ketat selama masa karantina yang dijalaninya.

Konsistensi dalam berlatih didukung kepribadian yang baik akhirnya menjadi bahan pertimbangan para pelatih untuk menunjukkan sebagai calon pembawa baki.

"Beta memang sudah bertekad memberikan yang terbaik selama proses latihan, Ini prestasi luar biasa yang bisa saya capai," katanya.

Sangat Layak

Salah seorang pendamping pelatih Paskibra Maluku 2019, Puspita Pattisahusiwa mengakui Fita layak mengemban tugas besar tersebut, karena pembawaan dan pribadi yang bersahaja selama menjalani karantina.

"Fita mampu mengontrol emosi, tenang dan fokus dalam melaksanakan tugasnya, termasuk berwibawa saat menghadapi para pejabat," katanya.

Fita, katanya lagi, merupakan satu dari empat orang kandidat yang ditentukan sebagai pembawa baki bendera pusaka.

Tugas membawa bagi, ujar Puspita, bukanlah perkara sepele karena dibutuhkan kesabaran, konsistensi serta konsentrasi penuh dalam melaksanakan tugas penting ini.

Konsistensi serta kesabaran dan kesungguhan yang ditunjukkan Fita selama karantina, akhirnya membaiat dirinya dipilih sebagai pembawa baki baki bendera merah putih pada upacara HUT Ke-74 RI Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Maluku.

"Keteladanan dan kesabaran Fita yang membuat dirinya terpilih untuk mengemban tugas negara ini di saat-saat terakhir," ujarnya.

Puspita juga mengapresiasi Fita mampu melaksanakan tugas kenegaraan itu dengan baik dan mendapatkan apresiasi ribuan warga yang menyaksikannya.

Capaian luar biasa itu diharapkan menjadi pemicu dan semangat baru bagi Fita untuk menyelesaikan tugas akhir jenjang SMA tahun 2020 di sekolah unggulan tersebut, sekaligus menjadi pendorong prestasi gemilang pada masa mendatang.

Penulis: Jimmy Ayal
Editor:Redaksi
Photographer:Jimmy Ayal

Baca Juga