Sekilas Info

HARI RAYA IDUL ADHA

Presiden Joko Widodo Sumbang Sapi Ongole 850 Kilogram untuk Dikurbankan di Masjid Raya Alfatah Ambon

Humas Pemprov Maluku Kadis Pertanian Provinsi Maluku, Diana Padang menunjukan sapi dari Presiden Joko Widodo untuk dikurbankan di Masjid Raya Alfatah Ambon saat perayaan Idul Adha 1440 Hijriah, Minggu (11/8/2019).

satumalukuID - Presiden Joko Widodo menyumbangkan seekor sapi untuk dikurbankan di Masjid Raya Alfatah Ambon saat perayaan Idul Adha 1440 Hijriah/2019 Masehi.

Sapi jenis Ongole dengan berat 850 kilogram itu akan diserahkan Gubernur Maluku Irjen Pol Murad Ismail di Masjid Alfatah, Sabtu (10/8/2019).

“Sapi kurban dari Pak Presiden beratnya 850 kilogram, sedangkan sapi kurban Pak Gubernur beratnya 800 kilogram. Sapi-sapi ini akan disalurkan di Masjid Alfatah Ambon dan nantinya diserahkan secara simbolis oleh Pak Gubernur,” jelas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Diana Padang, kepada wartawan di Kantor UPTD Taman Ternak di Desa Passo, Ambon, Rabu (7/8/2019).

Sapi yang disumbangkan Presiden dan Gubernur itu merupakan sapi hasil Program Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab). Program ini tujuannya mengakselerasikan percepatan pemenuhan populasi sapi potong. Siwab mencangkup dua program utama yaitu Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (Inka).

Sementara itu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kota Ambon, Maluku, menyiapkan petugas untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah masjid pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah.

"Hasil koordinasi dengan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) petugas kita akan memeriksakan hewan kurban yang akan dibagikan ke sejumlah masjid di Kota Ambon, " kata Kepala DPKP Ambon, Jhonny Tupan di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan, sebanyak 10 orang petugas disiapkan mendatangi masjid untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang akan disembelih.

Pemeriksaan tersebut dalam upaya memastikan kesehatan dan keamanan daging hewan kurban.

Pengawasan, kata Jhonny, mencakup pemeriksaan dokumen ternak yang memuat informasi mengenai asal hewan ternak, fisik hewan hingga proses penyembelihan hewan.

"Pemeriksaan hewan layak kurban di lapangan seperti matanya penampilan fisik, buta atau tidak, usianya cukup atau tidak," katanya. Selain itu katanya, pemeriksaan juga untuk memastikan kesehatan hewan kurban tersebut apakah layak atau tidak untuk disembelih.

"Jika ditemukan ada hewan yang sakit, tentunya akan diambil tindakan dengan mengobati hewan kurban itu. Hewan kurban yang sakit, kami akan obati supaya fit saat kurban," ujarnya.

Ditambahkannya, pemeriksaan hewan difokuskan pada hewan kurban yang akan dibagikan Pemkot Ambon ke sejumlah masjid yakni sebanyak 17 ekor sapi dan 30 ekor kambing.

Data bagian kesra hewan kurban akan dibagikan ke sejumlah masjid sebelum hari raya Idul Adha.

Baca Juga

error: Content is protected !!