Sekilas Info

KASUS NARKOBA

Sepasang Kekasih Diringkus BNNP Maluku, Sebanyak 83,57 Gram Sabu Diamankan 

satumalukuID - Terbukti melakukan tindakan melanggar hukum dengan mengkonsumsi narkotika jenis sabu, RP alias E, seorang pemuda dan teman wanitanya JM alias C diringkus  aparat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku.

Kedua tersangka  itu diamankan bersama barang bukti sabu seberat 83,57 gram.  Keduanya diduga pengedar itu, kini telah mendekam di rumah tahanan BNNP Maluku di kawasan Karangpanjang Ambon, setelah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga merupakan jaringan narkotika antar provinsi.

Plh Kepala BNNP Maluku, Abner Timisela mengungkapkan,  dua tersangka tersebut ditangkap di depan kantor Jasa Pengiriman J&T, Jalan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon,  Rabu (31/7).

Dijelaskan, RP dan JM diringkus tim pemberantasan narkotika BNNP Maluku, setelah mengambil satu paket barang yang di dalamnya berisi narkotika golongan I tersebut. Barang haram ini diselundupkan dari Jakarta.

"Barang bukti satu paket kiriman. Di dalamnya berisi paket narkotika jenis sabu dengan berat total 83,57 gram," ungkap Timisela yang didampingi Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika Nur Alim, saat menggelar jumpa pers di kantor  BNNP Maluku, Kamis (1/8).

Dua tersangka ditangkap setelah aparat BNNP Maluku mendapat informasi dari masyarakat. Dari informan itu, tim pemberantasan kemudian melakukan penyelidikan mendalam.

"Jadi, kami dapat info bahwa akan ada pengambilan paketan kiriman pada salah satu ekspedisi di Kota Ambon. Kami melakukan kontrol delivery dan pemantauan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap jaringan antar provinsi tersebut," jelasnya.

Setelah berhasil dilakukan penggeledahan terhadap paketan kiriman barang tersebut, kedua tersangka lalu digelandang menuju kantor BNNP di Karang Panjang Ambon. Mereka kemudian di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Jadi sabu-sabu ini disimpan di dalam gulungan pakaian. Ada tiga paket sabu di dalam kantong plastik klaim transparan. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka," tambah Kabid Pemberantasan BNNP Maluku, Nur Alim yang tidak menyebutkan Pasal berapa dalam UU Narkotika nomor 35 tahun 2019 yang dipersangkakan terhadap mereka.

Perkara ini, tambah Nur Alim, masih terus dikembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya dalam kasus tersebut.

"Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan tersangka yang berada di wilayah Maluku," tandasnya.

Penulis: MG-01
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!