Sekilas Info

DPRD Kota Ambon Gelar Rapat Paripurna Melepas Jenasah Muryani Dominggus

Penina Fiolana Mayaut Paripurna pelepasan jenazah anggota DPRD kota Ambon fraksi Demokrat Muryani Dominggus, Jumat (26/7)

satumalukuID - DPRD Kota Ambon menggelar rapat paripurna khusus untuk melepas jenazah anggota DPRD Muryani Dominggus dari partai Demokrat periode 2014 -2019.

Paripurna pelepasan jenazah diikuti seluruh pimpinan dan anggota DPRD kota Ambon, unsur pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) dan Forkopimda Ambon, di ruang sidang utama DPRD, Ambon, Jumat (26/7).

Rapat paripurna khusus dipimpin Ketua DPRD Kota Ambon James Maatita, setelah membuka rapat paripurna dilakukan peletakan bunga oleh Wakil Wali Kota Ambon Syarief Hadler, Sekretaris Kota, pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Forkopimda kota Ambon, serta pihak keluarga.

Wakil Wali Kota Ambon Syarief Hadler menyatakan, merasakan dukacita mendalam karena kehilangan sosok politisi sejati. "Kita tidak percaya dan tidak menyangka sama sekali bahwa almarhum begitu cepat meninggalkan kita semua. Dia merupakan sosok politisi demokrat sejati, dan politisi yang handal, " katanya.

Almarhum kata Syarif, dikenal sebagai sosok yang baik, bijaksana dan penuh semangat. Bukan hanya itu, almarhum juga memiliki, nilai dedikasi yang tinggi  dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD untuk menjalankan amanah rakyat.

"Selaku eksekutif dan legislatif kita patut bersyukur diberikan kesempatan untuk mengenal, bermitra dan bekerja sama dengan almarhum. Kita semua belajar tentang nilai-nilai baik yang diwariskan kepada kita, agar  kita terus meningkatkan kerja di masa mendatang," katanya.

Ketua DPRD Kota James Maatita mengatakan, almarhum merupakan sosok anggota DPRD yang bekerja dengan penuh tanggung jawab, yang mana hampir menyelesaikan tugas sebagai pelayan rakyat, dengan memperjuangkan kepentingan rakyat bersama dengan Pemkot.

Masih ada satu tugas yang belum diselesaikan terkait perda kawasan bebas rokok, almarhum sangat optimis bahwa perda tersebut dapat diselesaikan, tetapi Tuhan berkendak lain, tugas itu harus ditinggalkan sebelum waktunya,

"Seandaianya waktu bisa diputar kembali, kami ingin almarhum berada bersama menyelesaikan tugas sempat belum terselesaikan sebagai ketua pansus kawasan bebas rokok," ujarnya.

Almarhum Muryani Dominggus meninggal dunia Sabtu (20/7) setelah dirawat di salah satu rumah sakit di kota Ambon karena sakit.

Baca Juga

error: Content is protected !!