Sekilas Info

Pemprov Maluku Dukung Lantamal IX Ambon Jaga Perairan

Komandan Lantamal IX Ambon, Laksamana Pertama TNI. Budi Purwanto berjabat tangan dengan Laksamana Pertama TNI. Antongan Simatupang, saat acara pisah sambut berlangsung di Ambon, Sabtu (20/7). Laksma Budi Purwanto menggantikan Laksma Antongan Simatupang yang menempati posisi baru sebagai Dirdok Kodiklatal Mabes TNI-AL. (Jimmy Ayal)

satumalukuID - Pemerintah provinsi (Pemprov)  Maluku mendukung sepenuhnya berbagai kebijakan strategis untuk menjaga perairan Maluku yang dilakukan Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) IX/ Ambon di bawah kepemimpinan Laksamana Pertama TNI. Budi Purwanto, sebagai komandan baru.

"Kami mendukung sepenuhnya tugas-tugas pengamanan wilayah perairan Maluku yang sangat luas mencapai 92,4 persen dari keseluruhan luas wilayah yang dilakukan Lantamal Ambon," kata Gubernur Maluku, Murad Ismail, di Ambon, Senin (22/7).

Gubernur menegaskan, pihaknya akan terus membangun sinergitas bersama pimpinan Lantamal Ambon yang saat ini dipimpin Laksma Budi Purwanto menggantikan Laksma TNI Antongan Simatupang yang menempati posisi baru sebagai Dirdok Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI-AL (Kodiklatal) Mabes TNI-AL.

Menurutnya, peran TNI - AL pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menjaga wilayah kedaulatan NKRI termasuk keamanan laut di Maluku, sangat besar pengaruhnya, mengingat daerah ini berbatasan langsung dengan dua negara tetangga yakni Australia dan Timor Leste.

Kondisi geografis Maluku dengan 1.412 buah pulau, dimana hanya satu pulau yakni Pulau Seram yang dikategorikan pulau besar karena luasnya diatas 186 juta hektare, sedangkan sisanya merupakan pulau kecil.

Menurut Gubernur, secara spesifik pulau-pulau yang ada di Maluku merupakan pulau-pulau yang mengelompok secara bersama dan memiliki karateristik yang heterogen.

Karakter yang saling berbeda antara satu pulau dengan pulau lainnya dikarenakan perbedaan aspek geografis, fisik, iklim, sosial, budaya dan etnis serta tahapan perkembangan ekonomi wilayahnya.

"Karena itu, peran TNI-AL didukung berbagai sarana dan prasarana memadai, merupakan hak mutlak untuk menjamin keamanan wilayah laut dan perairan di Maluku," ujarnya.

Sedangkan Komandan Lantamal Ambon Laksma Budi Purwanto menyatakan siap membangun koordinasi dan kerjasama strategis bersama Pemprov serta komponen masyarakat di Maluku.

"Sinergitas antara institusi TNI bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan dalam menjaga keutuhan NKRI, teristimewa keamanan wilayah perairan di Maluku yang tergolong sangat luas," tandasnya. ( Jimmy Ayal )

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!