Sekilas Info

Paparisa Kacil Reborn 9+ akan Tampil di Pentas Molukse Dag Amsterdam dan Pasar Malam Azie Groningen

Paparisa Kacil Reborn 9+

satumalukuID – Paparisa Kacil Reborn 9+ dari Sanggar Kabaresi Ambon, dipastikan tampil di ajang Molukse Dag (Hari Maluku) pada Kwaku Summer Festival di Nelson Mandela Park, Amsterdam Belanda, 27 Juli 2019. Molukse Dag adalah event tahunan yang dilaksanakan komunitas Maluku di Belanda yang biasanya menampilkan pentas seni budaya Maluku.

Selain di ajang Molukse Dag, Paparisa Kacil Reborn 9+ yang dikenal sebagai grup komedi situasi itu, juga akan tampil di ajang Pasar Malam Azie (Pasar Malam Asia) di Groningen, Belanda.

“Penampilan di Molukse Dag dan Pasar Malam Azie adalah dua pentas yang ikut menandai agenda road show Paparisa Kacil Reborn 9+ dari Kabaresi selama tiga bulan di negeri Belanda,” ungkap salah satu personil Paparisa Kacil Reborn 9+ Alfrido Ralahalo kepada satumalukuID, Sabtu (20/7).

Alfrido, yang dalam setiap penampilan Paparisa Kacil Reborn 9+ berperan sebagai Abang Acim, menjelaskan tampilnya mereka di ajang Molukse Dag adalah atas undangan dari salah satu penyelenggara yakni Ambonwhena Aratuaman. Di ajang tersebut, mereka akan mensukseskan promosi Visit Ambon 2020.

“Sebelumnya kami sudah bertemu dengan Walikota Ambon menyampaikan rencana road show kami ke Belanda sekaligus untuk menyukseskan Visit Ambon 2020. Pak wali sangat mendukung niat kami tersebut dan juga mendapat dukungan dari Bung Ambonwhena sehingga kami bisa tampil di ajang Molukse Dag,” jelas Alfrido.

Di event Molukse Dag, Paparisa Kacil Reborn 9+ akan tampil di dua panggung berbeda dalam dua sesi yakni pada siang dan sore hari.

Selesai tampil di event Molukse Dag, 27 Juli 2019, agenda lain sudah menanti yakni pada Pasar Malam Azie di Groningen. Di ajang ini, anak-anak Kabaresi ini akan beraksi pada hari kedua pelaksanaan yakni 24 Agustus 2019.

“Setelah itu, kami melanjutkan roadshow ke komunitas-komunitas Maluku di Belanda untuk mensosialisasikan dan melestarikan budaya Maluku sekaligus mensukseskan event Visit Ambon 2020,” terangnya.

Menurut Alfrido, kedatangan mereka di Belanda juga membawa misi untuk menggugah masyarakat Maluku di Belanda dan komunitas internasional untuk “Kalesang Maluku”. Artinya bahwa membangun Maluku tidak hanya menjadi kewajiban masyarakat di Maluku saja, tetapi juga diaspora Maluku dimanapun berada.

Sanggar Kabaresi sendiri sudah berulangkali melakukan pementasan di Belanda. Tahun 2019 ini merupakan kali kelima karena sebelumnya pernah road show di Belanda pada tahun 2005, 2006, 2009 dan 2011 lalu. “Jadi masayarakat di Belanda sudah tahu tentang kami,” timpal Alfrido.

Rencananya tanggal 24 Juli mendatang rombongan akan berangkat ke Belanda dan tiba di Bandara Schipol pada 25 Juli. Total tim berjumlah delapan orang dari seharusnya Sembilan. Salah satu personil yakni Joanne Saimima tidak bisa berangkat lantaran orangtuanya yang sedang sakit.

Kedelapan tim yang berangkat ini paket lengkap (multi talent). Artinya selain bisa komedi juga menyanyi dan menari. Makanya bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan penyelenggara di Belanda. (petra josua)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!