Sekilas Info

Di Kota Ambon, 264 Koperasi Masih Aktif Jalankan Usaha, 376 Telah Dibubarkan

satumalukuID - Sebanyak 264 koperasi di Ambon masih aktif menjalankan usaha dan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

"Tahun 2019 sebanyak 264 koperasi berbadan hukum masih aktif menjalankan usaha ditunjang tempat usaha yang representatif," kata Kepala Dinas koperasi dan UKM kota Ambon, Marthen Keiluhu di Ambon, Jumat (12/7).

Dikatakannya, dari jumlah awal 640 koperasi yang terdata, 376 di antaranya telah dibubarkan berdasarkan beberapa pertimbangan yakni tidak aktif lagi menjalankan usaha.

Koperasi yang tidak melaksanakan RAT selama dua hingga tiga tahun siap untuk dibubarkan, karena ini merupakan keputusan Kementerian Koperasi dan UMKM.

"Koperasi yang tidak aktif dibubarkan keran tidak memenuhi sejumlah syarat di antaranya rapat anggota tahunan, karena RAT merupakan bentuk pertanggungjawaban koperasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dalam satu tahun," ujarnya.

Pendirian koperasi, katanya, harus didasari sisi ekonomi sosial yang dapat membantu kebutuhan usaha, bukan dibentuk atas dasar sebuah keinginan karena bantuan dari pemerintah.

"Yang terjadi pembentukan koperasi dilakukan tanpa melihat sisi ekonomi, sehingga banyak koperasi yang pada akhirnya tidak aktif, karena dibentuk atas dasar keinginan, bukan atas dasar sebuah kebutuhan bagi anggota," katanya.

Marthen mengakui, koperasi merupakan kumpulan orang-orang yang membentuk modal. Setelah akhir tahun pengurus harus bertanggung jawab kepada anggota melalui RAT, karena anggota mempunyai keputusan tertinggi.

Pertumbuhan koperasi yang baik dipastikan dapat menggerakkan perekonomian di Kota Ambon, karena setiap koperasi memiliki anggota yang cukup banyak.

"Kehadiran koperasi juga masih mendapat dukungan dari masyarakat untuk menggerakan perekonomian, karena itu patut didorong untuk terus berkembang," tandasnya

Ditambahkannya, keberlangsungan koperasi tidak terlepas dari manajemen koperasi, karena pemerintah memberikan perhatian khusus melalui berbagai bantuan, mengingat koperasi merupakan pilar perekonomian di Indonesia.

"Dinas Koperasi dan UKM diminta segera memberikan pembinaan pagi pengurus terutama bagi koperasi yang tidak aktif lagi, sebagai bentuk motivasi bagi para pengurus untuk memajukan koperasi," katanya. (Penina Fiolana Mayaut)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!