Sekilas Info

Praktisi Hukum Berpendapat Kalau Sopi Dimusnahkan, Harusnya Miras Pabrikan Juga Ditolak Masuk Ambon

Polres Maluku Tenggara musnahkan 2.300 liter sopi.(foto: Siprianus Yanyaan/ant)

satumalukuID - Pemerintah Provinsi dan DPRD Maluku, Pemerintah Kota Ambon dan DPRD Kota diminta untuk menolak pasokan minuman keras (miras) jenis apapun yang dipasok ke Kota Ambon.

"Tolak saja semua jenis miras produksi pabrik agar tidak membuat orang jadi mabuk dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga bukan saja miras tradisional sopi yang dimusnahkan aparat keamanan," ungkap praktisi hukum Fileo Phistos Noija SH di Ambon, Kamis (11/7).

Ini penting karena menurutnya, setiap orang yang mabuk tidak terkontrol dan membuat keonaran bukan saja karena minum sopi tetapi minuman keras pabrikan yang beralkahol juga membuat orang mabuk.

Selain menolak masuknya miras buatan pabrik maka seluruh tempat hiburan malam, bar, atau karaoke juga harus ditutup oleh pemerintah daerah.

"Jadi, berbeda kalau pemerintah bersama DPRD mencari solusi lain guna melegalkan sopi dengan membuat sebuah rancangan peraturan daerah tentang miras tradisional," ujarnya.

Noija memberikan apresiasi kepada DPRD Kota Ambon periode sepuluh tahun lalu yang sudah pernah menggodok raperda tentang miras tradisional, meski pun tidak berhasil karena ada fraksi tertentu yang melakukan penolakan.

"Kalau penolakan itu dilandasi berbagai pertimbangan sosial, agama, atau pun alasan lain, maka Kota Ambon harus dijadikan kawasan bebas peredaran miras mengandung alkahol, termasuk yang buatan pabrik," ungkapnya.

Padahal, menurutnya, bila sopi dilegalkan pemerintah daerah maka peredarannya lebih mudah dikontrol dan dibatasi serta masalah gangguan kamtibmas juga dapat diminimalisir sehingga sopi tidak dijadikan penyebab sedangkan miras pabrikan aman peredarannya.

Soal miras sopi kini memang sedang menjadi polemik di masyarakat terutama di media sosial, tentang apakah sebaiknya dilegalkan dengan peraturan daerah atau tidak boleh. Pasalnya, pihak kepolisian gencar memusnahkan sopi para pemasok yang hendak menjualnya di Ambon.

Hal ini dinilai tidak adil kalau alasannya karena akibat minum sopi membuat kamtibmas terganggu, sebab masih ada miras pabrikan lainnya dijual bebas. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!