Sekilas Info

16 Perahu Layar Daftar Ikut Lomba Perahu Layar Darwin-Ambon 2019, Rico Hayat: 13 Sudah Konfirmasi

satumalukuID - Sebanyak 16 perahu layar terdaftar mengikuti lomba perahu layar 'Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2019'.

"Sampai hari ini yang terdaftar 16 perahu tetapi yang telah konfirmasi mengikuti lomba 13 perahu layar yang semua berasal dari Darwin Asutralia, " kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Ambon, Rico Hayat, Senin.

13 perahu layar yang telah mendaftar diantaranya Antipodes, Colie, Wallop, Liquidity II, Finally, Anastasia, Our Philosophy, Pandora, Psuedorca, Vitamin B dan Cockatoo, yang akan mengikuti kategori IRC Racing, Premier Cruising Multihulls, Premier Cruising Monohulls dan Rally.

Sesuai rencana pelepasan peserta perahu layar akan dilaksanakan 3 Agustus 2019 dan akan tiba di pantai Amahusu Ambon 5 -6 Agustus.

"Kita telah melakukan rapat koordinasi internal yakni komite yang diketuai Asisten II Pemkot Ambon bersama stakeholder untuk proses persiapan penerimaan perahu layar," katanya.

Pihaknya kata Rico juga telah melakukan pertemuan dengan konsulat Indonesia untuk Darwin, komite sister city dan Wali Kota Darwin.

"Pada prinsipnya mereka mendukung penuh program SIDAYR tahun 2019, yang sesuai jadwal akan dilaksanakan 3 Agustus yakni pelepasan dari darwin," katanya.

Diakuinya, acara pendukung SIDAYR 2019 juga akan berbeda dari tahun sebelumnya karena bertepatan dengan 30 tahun kerjasama kota kembar "sister city" Darwin - Ambon.

Pelaksanaan Ambon night yang sebelumnya dilaksanakan di Konsult Darwin akan dialihkan ke komite SIDAYR Dinnah Beach, dengan konsep acara yang juga berbeda.

"Acaranya yang akan ditampilkan juga berbeda karena kegiatan kali ini dimulai dengan "bussiness meeting", yang merupakan permintaan konsulat sebelum pelaksanaan lomba perahu layar," tandasnya.

Ia menambahkan, upaya promosi juga telah dilakukan ke negara lain seperti ke KBRI Canada di Toronto sebagai bentuk partisipasi negara lain dalam lomba SIDAYR tahun 2019.

"Kita berupaya agar ada partisipasi dari negara lain, mengingat di tahun sebelumnya lomba ini juga diikuti negara lain, tetapi paska konflik sosial kita harus membangun jaringan kmebali untuk promosi lomba perahu layar yang merupakan kegiatan tahunan," kata Rico. (Penina Fiolana Mayaut)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!