Sekilas Info

KPK Periksa Dugaan Tipikor Gratifikasi di Buru Selatan, Sejumlah Orang Diperiksa di Ambon

satumalukuID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah orang terkait dengan dugaan tindak pidana koruosi (Tipikor) gratifikasi atau penerimaan hadiah dan janjj oleh oenyelenggara negara pada proyek infrastruktur tahun 2011-2016 di Kabuoaten Buru Selatan ( Bursel) Provinsi Maluku, Selasa (2/7).

Sekitar 15 kontraktor dan juga pejabat Dinas PU Buru Selatan dicecar tim penyidik KPK.

Langkah hukum tersebut dilakukan tim penyidik KPK berdasarkan surat perintah penyidikan yang ditandatangani oleh Direktur Penyidikan KPK yang juga Plt Pimpinan Deputi Bidang Pe­nindakan, Kombes R.Z Panca Putra Simanjuntak.

Pemeriksaan dipusatkan di Kantor BPKP Perwakilan Ma­luku, di kawasan Waihaong Pantai, Kelurahan Silale, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, yang dipimpin penyidik Ronny Roy.

Informasi yang diperoleh, sebanyak empat kontraktor diperiksa kemarin, salah satunya Dirut PT Dinamika Maluku, Rudy Tandean. Pemeriksaan dilakukan pukul 10.00 hingga 20.30 WIT.

Dalam pemeriksaan itu, para kon­traktor  diwajibkan membawa reke­ning pribadi dan perusahaan untuk dicocokan dengan penyidik KPK.

Sebab, rekening koran para pengusaha juga sudah dikantongi oleh penyidik lembaga anti rasuah itu.

Ketua tim penyidik KPK, Ronny Roy saat dicegat wartawan usai melakukan pemeriksaan, menolak berkomentar.

Tim penyidik berjumlah empat orang itu, langsung memasuki mobil Avanza hitam DE 1632 AH.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Maluku, Nasmifida yang dikonfirmasi wartawan, mengakui KPK memakai sejumlah ruangan di Kantor BPK Maluku untuk melakukan permintaan klarifikasi terhadap sejumlah pihak. Namun pihak mana saja yang dipanggil, ia mengaku tidak tahu.

“Iya ada pemberitahuan dari KPK akan memakai sejumlah ruangan di kantor kami. Namun terkait adanya pemeriksaan saya tidak tahu, karena memang saya baru sampai dari Ja­karta,” kata Nasmifid.

Informasi lain yang berhasil dihimpun, menyebutkan, selain 15 kontraktor, ada sejumlah pejabat Dinas PU Buru Selatan yang diperiksa.

Mereka diantaranya adalah Direktur Utama PT Beringin Andrias Intan, Dirut PT Dinamika Maluku Rudy Tandean, pimpinan PT Vidi Citra Kencana Ivana Kwelju, pimpinan PT Fajar Mulia Markus Kwelju, pimpinan CV Venny Katrida Kwelju, Dirut PT Cahaya Citra Mandiri Abadi Christy Marino OEI, Venska Intan, M. Lewakabessy, Henny Loppies.

Sedangkan pejabat Dinas PU Kabupaten Buru Selatan yang masuk daftar pemeriksaan adalah Joseph AM Hungan, TH Wattimury, Ste­vanus Lesnussa, Agus Mahargian­to, dan Andrian Maun. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!