Sekilas Info

Sebanyak 1.272 Jemaah Calon Haji Maluku akan Dilepas 13 Juli 2019 Menuju Embarkasi Makassar

Foto ilustrasi calon jemaah haji

satumalukuID - Gubernur Maluku Murad Ismail dijadwalkan akan melepas 1.272 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku pada Sabtu 13 Juli 2019 mendatang.

Kepastian pelepasan oleh gubernur tersebut sesuai pertemuan Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad yang didampingi Plt Karo Kesra Setda Pemprov Drs A.H Muhammad belum lama ini di ruang kerja gubernur

"Dalam pertemuan pak Kanwil Kemenag dengan pak gubernur sudah disampaikan kepastian waktu pelepasan tanggal 13 Juli dan itu sudah final," ucap Plt Karo Kesra Setda usai menghadiri pertemuan panitia haji dan pihak maskapai penerbangan Lion Air di ruang kerja Kabag TU Kanwil Kemenag Maluku, Sabtu (29/7).

Dalam pertemuan itu, kata Muhammad, bahwa karena keinginan untuk melepas JCH Maluku sehingga membuat gubernur harus menunda kunjungan kerja ke luar negeri, hanya demi kepentingan umat dalam menunaikan ibadah haji.

Bukan hanya itu, kehadiran untuk melepas JCH juga merupakan hal pertama sebagai kepala daerah yang baru menjabat sebagai Gubernur Maluku, sekaligus awal operasinya bangunan asrama haji.

Untuk itu dirinya meminta agar semua skedul agenda pelepasan dapat ditata dan diatur dengan baik, sehingga proses pelepasan dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan kita bersama.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Kabag TU Kanwil Kemenag Maluku Jamaludin Bugis, Kakamenag Kota Ambon Dra Zein Firdaus Kaisupy dan Kabid Mapenda Yaser Rumadaul termasuk Kabid PHU Yamin SAg juga membahas berbagai langkah yang akan diambil dalam kegiatan pelepasan JCH. Hal itu meliputi kesiapan internal asrama haji, keamanan, maupun orang-orang yang terlibat dalam mengisi acara pelepasan.

Bahkan juga disinggung adanya kaloborasi kesenian totobuang dan hadrat dalam penjemputan gubernur nantinya.

Terkait dengan itu, lanjut Kabid PHU menjelaskan, pertemuan merupakan agenda rapat pemantapan tahap kedua yang membahas tentang kesiapan dan hasil keputusan dari pihak Kemenag pusat yang menyangkut dengan adanya perubahan.

Dimana dalam perubahan tersebut, Maluku tidak termasuk dalam sistim perubahan, baik itu soal keberangkatan maupun pemulangan, keberangkatan jemaah dari embarkasi Makassar ke Jedah maupun sekembalinya dari Jedah ke Makassar.

Dengan demikian jadwal keberangkatan JCH Maluku yang sudah dipastikan akan dilepas Gubernur Sabtu (13/7) dan keesokan harinya akan bertolak menuju embarkasi Makasar.

Pernyataan Yamin sekaligus mengklarifikasi beberapa pemberitaan media yang menyebutkan pelepasan JCH Maluku pada tanggal 14, tapi seharusnya pada tanggal 13.
Sementara tanggal 14 itu jadwal keberangkatan JCH menuju Makassar dengan menggunakan maskapai penerbangan Lion Air menggunakan sistim carter.

Ia menambahkan, transpotasi yang digunakan mengantar JCH Maluku menuju bandara internasional Pattimura menggunakan 11 unit bis milik Pemprov Maluku dan pihak swasta. semuanya demi kelancaaran proses keberangkatan JCH.  (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!