Sekilas Info

95 Perempuan Jemaat GPM Neniari Pulau Seram Koinonia dengan Jemaat Silo Ambon

satumalukuID - Sebanyak 95 perempuan Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Negeri Neniari yang berada di pegunungan Kecamatan Taniwel, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)) melakukan koinonia atau persekutuan iman dengan jemaat GPM Silo Kota Ambon pada 21-25 Juni 2019.

Ketua majelis jemaat GPM. Silo, Pdt Jan Matatula STH kepada media ini Selasa (25/6) mengatakan, peserta yang datang dari Neniari sebanyak 95 orang serta yang menetap di kota Ambon dan bergabung dengan rombongan koinonia ada 15 orang.

Mereka dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Neniari, Pdt Yudit Noya dan istri bersama Vicaris (calon pendeta) Mario Titihalawa.

Menurut Pdt Matatula, hal yang penting dari koinonia jemaat Neniari ini yang lokasinya berada di pegunungan terpencil Pulau Seram adalah semangat mereka untuk belajar dalam rangka mengembangkan kapasitas diri mereka sebagai perempuan gereja.

Sehingga, lanjutnya, mereka tidak saja melakukan tugas-tugas di ruang domestik, tetapi juga di ruang publik sambil mengikuti dinamika perubahan hidup masyarakat yang semakin pesat ini.

Pdt Matatula menambahkan, dalam koinonia tersebut selain kegiatan ceramah dari beberapa narasumber yang dilaksanakan di ruangan serba guna gedung Gereja Silo.

Rombongan perempuan jemaat Neniari juga diberi kesempatan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata antara lain Gong Perdamaian, Museum Siwalima, kawasan pantai Pintu Kota Airlouw, pantai Natepa dan lokasi Jembatan Merah Putih (JMP).

Sementara itu, Vicaris atau calon pendeta Jemaat Neniari, Mario Titihalawa dalam kesempatan yang sama mengatakan, kaum perempuan jemaatnya sebagai masyarakat yang terisolasi dari berbagai perkembangan dunia, pihaknya melakukan koinonia untuk peningkatan dan pengembangan kapasitas jemaatnya.

Titihalawa mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan mengapresiasi kegiatan koinonia tersebut di jemaat GPM Silo Kota Ambon.

"Kami bersyukur. Karena ada beberapa seminar yang dikasih oleh beberpa dinas pemerintah terkait. Misalnya dari pihak Dinas Kesehatan, Pertanian, dan lainya dan empat dosen Teologi yang menjelaskan bagaimana menjadi perempuan greeja yang mampu bersaing di ranah publik,' ungkap Titihalawa.

Rombongan perempuan jemaat GPM Neniari tersebut, usai penutupan acara koinonia dengan ibadah bersama di gereja Silo kawasan Trikora Ambon selanjutnya berkendaraan tiga bus diantar ke Dermaga Ferry Hunimua Desa Liang guna menyeberang ke Pulau Seram kembali ke negerinya. (SM-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!