Sekilas Info

Kemenag Maluku Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi

satumalukuID - Sebagai wujud pemberdayaan santri, Kanwil Kementerian Agama Maluku bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) melakukan seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tingkat Provinsi Maluku tahun 2019.

Seleksi yang berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ambon, Selasa (18/6) diikuti sedikitnya 25 santri yang berasal dari Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah 15 orang, Pondok Pesantren Khoiru Ummah 5 orang, Pondok Pesantren Nadil Ulumuddiniyah 3 orang dan Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Tanah Merah 2 orang.

Tujuannya, malalui PBSB santri dapat memperluas akses pendidikan berprestasi ke jenjang pendidikan tinggi, sekaligus memperdaya pesantren melalui upaya meningkatkan kualitas SDM di bidang sains, teknologi serta sosial kemasyarakatan agar dapat mengoptimalkan peran pembangunan di masa mendatang.

Selain itu juga dapat memberdaya pesantren melalui penguatan pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pengembangan masyarakat, dengan pembentukan jaringan kerjasama antara dunia pendidikan tinggi dengan pondok pesantren.

Mengawali seleksi Kabid Pakis Kanwil Kemenag Maluku La Fatah SAg dalam arahan singkatnya menjelaskan, kebijakan pembangunan pendidikan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag mencakup tiga aspek yakni, perluasan akses, peningkatan mutu dan daya saing serta tata kelola pendidikan.

Dimana akses tersebut ditandai dengan meningkatnya angka partisipasi masyarakat di dunia pendidikan.

Kemudian kebijakan peningkatan mutu dan daya saing merupakan upaya serius meningkatkan kualitas pendidikan islam sehingga mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

Sedangkan tata kelola pendidikan islam berkaitan dengan penataan kelembagaan, manajemen pengelolaan dan regulasi pendidikan.
Terkait dengan kebijakan tersebut kata Fatah, Pondok pesantren sebagai bagian dari pendidikan Islam mempunyai posisi yang strategis.

Sementara misi dari PBSB sendiri, bahwa setelah santri dapat menyelesaikan studinya di Perguruan Tinggi Mitra (PTM) dapat memperkuat pemberdayaan dan pengembangan pondok pesantren, terutama di bidang sains dan teknologi di samping Islamic studies.

Alhasilnya potensi-potensi yang ada di masyarakat pesantren dapat diberdayakan dengan baik, yang pada gilirannya lembaga pesantren yang telah berdiri ratusan tahun ini akan tetap eksis sebagai lembaga pendidikan dan pengembangan masyarakat.

Berangkat dari latar belakang tersebut diatas lanjut Fatah, bahwa sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya yang berorientasi untuk menarik minat para santri untuk mengikuti PBSB dengan memasukan program PBSB ke dalam RKAKL Bidang PAKIS setiap tahunnya.

"Ke depannya PBSB ini akan lebih baik dan berkualitas untuk tercapainya Pondok Pesantren yang lebih Bermartabat," harapnya. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!