Sekilas Info

Kakak Beradik Pelaku Penikaman Warga Hutumuri Fenly Lilipory Disergap Polisi di Hutan Negeri Kamarian

SL alias Stevy (30) terduga pelaku tindak pidana pembunuhan terhadap Feny Lilipory dilumpuhkan Tim Buru Sergap Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease di Negeri Kamarian, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (14/6) (Daniel Leonard)

satumalukuID - Polisi melumpuhkan SL (30) dengan sebutir timah panas karena berupaya melarikan diri ke Pulau Seram setelah diduga membunuh Fenly Lilipory (22) dan melukai satu orang lainnya di Toisapu, Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan (Kota Ambon).

"SL diamankan bersama adiknya YL alias Ekel oleh Unit Buru Sergap Satreskrim Polres Ambon saat bersembunyi dalam sebuah rumah hutan di Negeri Kamarian, Kabupaten Seram Bagian Barat," kata Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Jumat.

Kedua pelaku diringkus pada Kamis (13/6) sekitar pukul 15:00 WIT di rumah milik pamannya ML di dalam hutan Negeri Kamarian Kabupaten SBB berdasarkan laporan polisi nomor LP/04/VI/2019/Mal/Res Ambon, tanggal 13 Juni 2019.

Menurut Julkisno, SL dan YL yang diduga melakukan tindak pidana pembunuhan atau kekerasan bersama terhadap orang sesuai rumusan pasal 338 dan atau pasal 170 KUH-Pidana.

"SL yang beralamat di Negeri Halong, Kecamatan Baguala berprofesi sebagai tukang ojek ini merupakan seorang residivis karena sudah dua kali melakukan tindak pidana pembunuhan," ujarnya.

Sedangkan adiknya YL yang juga beralamat di Negeri Passo adalah seorang karyawan swasta sebuah toko.

Keduanya melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban dan melukai seorang warga lainnya di rumah keluarga M. Kailuhu yang sementara melangsungkan pesta resepsi pernikahan sejak Rabu (12/6) malam.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke Negeri Passo dan paginya menuju pelabuhan penyeberangan Hunimua Liang untuk berangkat ke Negeri Kamarian.

Tim Buser dipimpin KBO Satreskrim Polres Ambon Ipda Ikbal mendapatkan informasi di lapangan bahwa pelaku telah menyeberang dengan feri menuju Negeri Kamarian.

Pukul 12:00 WIT tim langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sudah berada di Kamariang melalui kapal feri dari Pelabuhan Hunimua Liang menuju dermaga feri Waipirit.

Kemudian pukul 15:00 WIT, tim Buser menangkap kedua pelaku di sebuah rumah di tengah hutan Negeri  Kamarian.

Selanjutnya bertempat di tempat kejadian perkara, sekitar pukul 19:30 WIT saat dilakukan pengembangan lanjutan tentang barang bukti yang dipakai pelaku untuk melakukan pembunuhan, SL berusaha melarikan diri dan hendak melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilumpuhkan dengan tembakan dan mengena betis kanan tersangka.

Polisi kemudian membawa pelaku dari Pulau Seram ke Pulau Ambon dan mengevakuasi tersangka SL ke RS Bhayangkara Tantui sekitar pukul 20:30 WIT untuk mendapat perawatan medis. (Daniel Leonard)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!