Sekilas Info

Istri Wakil Walikota Ambon Ny Iffah Karlina Syarif Hadler Meninggal Dunia di Belanda

satumalukuID - Informasi sakit mendadak hingga meninggalnya Istri Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Ny Iffah Karlina Syarif Hadler, yang biasa disapa Ibu Ifa di Amsterdam Belanda, Senin (10/6), akhirnya terjawab.

Pasalnya, di media sosial khususnya di Facebook sudah sempat beredar informasi kematiannya. Namun kemudian informasi simpang siur itu diresponi Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang melakukan pemberitahuan jarak jauh (teleconference)  dari Amsterdam dan menyatakan Ibu Ifa belum meninggal dan masih dirawat intensif di salah satu rumah sakit di Kota Amsterdam Belanda.

Namun akhirnya, kepastian informasi wafatnya istri orang nomor dua di Pemkot Ambon itu kembali disampaikan Walikota Richard Louhenapessy hanya berselang satu jam kemudian dari klarifikasinya dan menyatakan benar Ibu Iffa telah meninggal.

"Istri Wakil Walikota Ambon Syaruf Hadler, Ibu Ifa Syarif Hadler telah dipanggil pulang oleh Tuhan yang Maha Esa pada Senin 10 Juni 2019, sektar pukul 15.20 waktu Belanda,” ujar Walikota Ambon Richard Louhenapessy melalui teleconference kedua kalinya, Senin malam.

Walikota juga menyampaikan turut berduka cita yang mendalam dan menyatakan Ambon berduka atas meninggalnya Ibu Iffa.

Jenasah almarhumah dijelaskan oleh Walikota, akan diterbangkan ke Jakarta pada Rabu dan Kamis pagi akan diterbangkan ke Ambon untuk dimakamkan.

Informasi jatuh sakit mendadak dan meninggalnya ibu Iffa mengagetkan banyak kalangan. Pasalnya, sebelum ke Belanda, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler dan istrinya menggelar open house perayaan Idul Fitri 1440 H di rumah dinasnya di kawasan Karang Panjang, dan saat itu beliau dalam kondisi sehat.

Sebelumnya Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, yang saat ini juga berada di Belanda, Senin malam 10 Juni 2019 melalui video conference dari Vlisingen, Belanda kepada jajaran Pemkot Ambon menuturkan saat kunjungan kerja Pemerintah Kota Ambon ke Belanda, Sabtu 8 Juni 2019, saat tiba di bandara Schipoll, Amsterdam rombongan kemudian menuju ruang kedatangan bandara. Ibu Ifa tiba-tiba lemas dan jatuh pingsan.

Atas situasi tersebut, langkah-langkah yang di ambil oleh tim teknis bandara, langsung dibuat penanganan yakni Ibu Ifa langsung dibawa ke salah satu rumah sakit di Amsterdam untuk dirawat.

“Saat tiba di bandara Amsterdam, dalam perjalanan menuju ruang utama, Ibu Ifa jatuh pingsan dan tim teknis mengambil langkah dan dibuat penanganan pertama dan dibawa ke salah satu rumah sakit di Amsterdam,” jelas Louhenapessy.

Dari hasil pemeriksaan dokter, kata Walikota, menyimpulkan bahwa, jatuh pingsannya Ibu Ifa akibat dari penyumbatan pada paru-paru yang dalam istilah medisnya itu, pulmonary embolism atau emboli paru-paru.

“Itu bisa terjadi, salah satu penyebabnya adalah sirkulasi darah tidak terlalu lancar, akibat dari pada pengentalan darah,” jelasnya.

“Memang dari keterangan yang diperoleh oleh dokter, ada beberapa indikasi yang juga menjadi keprihatinan. Antara lain misalnya, gangguan dan kelemahan pada syaraf otak yang juga akan berdampak besar pada, kondisi dari Ibu Ifa,” tambah Walikota .

Kepergian ibu Iffa untuk selamanya saat mendampingi suaminya yang bersama Walikota Ambon dan rombongan sedang kunjungan kerja di Belanda, spontan mendapat ucapan turut berduka cita yang dalam dari kerabat, pegawai Pemkot Ambon dan warga kota yang disampaikan di media sosial. (MG-01/SM-05)

Penulis:

Baca Juga