Sekilas Info

Cuaca Ekstrim, LPTQ Maluku Usahakan Transportasi Aman untuk Angkut Seluruh Kafilah MTQ ke Namlea

satumalukuID - Cuaca ekstrim yang ditandai hujan lebat dan angin kencang, menjadi pertimbangan bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Maluku untuk mengangkut para kafilah se-Maluku dengan transportasi yang aman menuju Namlea, Kabupaten Buru. Saat ini LPTQ Maluku sedang berkoordinasi dengan PT Pelni dan maskapai penerbangan.

Sesuai agenda  para kafilah dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku sudah siap menuju arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi ke-28 di Namlea, ibu kota Kabupaten Buru pada 14 - 21 Juni 2019.

"Para kafilah dari tujuh kabupaten maupun kota, termasuk tuan rumah Buru dan Buru Selatan yang satu pulau pada prinsipnya siap ke Namlea. Hanya saja perlu difasilitasi transportasi, terutama kapal PT Pelni agar terjamin keselamatan dan kenyamanan para kafilah dan ofisial ke Namlea," kata Ketua LPTQ Maluku, Ismael Usemahu, dikonfirmasi, Sabtu (8/6).

Saat ini, cuaca di wilayah Kabupaten Buru dalam kondisi ekstrem dengan hujan intensitas tinggi, gelombang tinggi dan angin kencang.

Ia mengatakan koordinasi dijalin dengan Dinas Perhubungan Maluku dan PT Pelni agar melakukan deviasi armadanya untuk mengangkut para kafilah maupun ofisial tujuh kabupaten dan dua kota dari Ambon menjelang pembukaan MTQ pada 14 Juni 2019.

"Rasanya dengan kondisi cuaca ekstrem para kafilah dan ofisial enggan memanfaatkan kapal motor penyeberangan (KMP) maupun kapal cepat dari Ambon ke Namlea sehingga LPTQ Maluku perlu berkoordinasi untuk memfasilitasi keberangkatan maupun saat balik," ujarnya.

Kadis PU Maluku itu mengatakan sebanyak 11 kabupaten/kota se- Maluku telah mendaftarkan para kafilah dan ofisialnya yang hingga saat ini tercatat 885 orang.

"Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang penduduknya mayoritas beragama Kristen rencananya awalnya hanya berpartisipasi ternyata mengirimkan kafilahnya sehingga MTQ tingkat provinsi Maluku ke-28 lengkap perutusan dari masing - masing kabupaten/kota," kata Ismael.

Disinggung persiapan sarana dan prasarana pendukung MTQ, dia menjelaskan, saat ini telah rampung dan siap dimanfaatkan.

"Kami telah merampungkan tahapan penyelesaian akhir arena utama dan 10 lokasi lainnya untuk menggelar lomba," ujarnya.

MTQ tingkat provinsi Maluku ke-28 diagendakan dibuka Gubernur, Murad Ismail pada 14 Juni 2019 dan ditutup Wagub Barnabas Orno nantinya 21 Juni 2019. (alex sariwating)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!