Sekilas Info

Takbiran dan Salat Id di Ambon Lancar, Gandong Negeri Ema Ikut Mengawal Jemaah Masjid Negeri Batumerah

Sementara itu, harmoni hidup orang basudara terlihat di malam takbiran menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah.
Warga Negeri Ema, Kecamatan Leitimur Selatan melalui forum kemitraan polisi masyarakat (FKPM) Ema mengawal dan menjaga jalannya jamaah yang melakukan sholat taraweh di masjid An-Nur hingga takbir keliling kampung oleh remaja masjid (Remas) Negeri Batu Merah, Selasa (4/6).

satumalukuID - Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso menyatakan pelaksanaan malam Takbiran pada Selasa (4/6) malam serta salat id 1440 Hijriah di Kota Ambon dan sekitarnya, Rabu (5/6), berjalan aman dan lancar.

"Malam takbiran dan salat Id berjalan lancar dan aman. Umat Islam di Ambon juga merayakan hari kemenangannya dengan tidak berlebihan," kata Kapolres di Ambon, Rabu (5/6).

Kapolres Sutrisno terjun langsung dan memimpin pengamanan malam takbiran yang hanya dilakukan sebagian umat Islam di kawasan pemukiman mereka masing-masing pada Selasa (4/6) malam, seperti di ruas jalan jenderal Sudirman dan Tantui, Kebun Cengkeh dan Air besar, Kecamatan Sirimau.

Diakuinya aparat gabungan TNI dan Polri serta dinas perhubungan Kota Ambon melakukan pengamanan serta menutup sejumlah ruas jalan utama saat malam takbiran seperti pertigaan Mardika-Batu Merah, pertigaan Jembatan Merah Putih (JMP), perempatan pos kota Ambon, perempatan masjid Alfatah-AY. Patty, serta pertigaan Batu Gantung.

Sebanyak 519 Personil Polres Ambon dibantu TNI dikerahkan untuk melakukan pengaman perayaan malam takbiran yang diwarnai aksi konvoi kendaraan bermotor maupun shalat Id di sejumlah masjid di ibu kota provinsi Maluku tersebut.

Kapolres mengakui, aparat keamanan lebih banyak mengimbau warga yang melakukan konvoi kendaraan bermotor untuk berhenti dan mengalihkan perayaan malam takbirannya di masjid-masjid terdekat, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

Begitu juga pelaksanaan shalat Id di sejumlah masjid di ibu kota provinsi Maluku tersebut juga berjalan lancar dan aman, kendati diwarnai hujan lebat yang mengguyur sejak dinihari.

Dia mengakui, situasi dan kondisi keamanan di Kota Ambon secara umum aman dan semua aktivitas perayaan idul Fitri berjalan lancar.

Harmoni Orang Basudara

Sementara itu, harmoni hidup orang basudara terlihat di malam takbiran menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah.

Saat itu warga Negeri Ema, Kecamatan Leitimur Selatan melalui forum kemitraan polisi masyarakat (FKPM) Ema mengawal dan menjaga jalannya jamaah yang melakukan salat taraweh di masjid An-Nur hingga takbir keliling kampung oleh remaja masjid (Remas) Negeri Batumerah.

Saling menjaga ini merupakan kali kedua, setelah pada tahun 2018 lalu juga terjadi. Karena Negeri Batumerah yang mayoritas beragama muslim adalah gandong atau saudara dengan negeri Ema, yang mayoritas beragama Kristen. Sebanyak 24 anggota FKPM Ema terlibat pada momen yang telah dua kali dilaksanakan ini.

“Ini tahun kedua, katong dari Negeri Ema datang jaga basudara Negeri Batumerah salat sekaligus takbiran keliling kampung. Karena Ema dan Batumerah gandong, saudara. Jadi sudah selayaknya saudara jaga saudara. Itu hidup yang harmonis sebagai orang basudara di Ambon. Dari FKPM Ema ada 24 orang,” tandas koordinator FKPM yang juga Bhabinkamtibmas Negeri Ema, Brigpol Roweyknes Soplanit di sela-sela pengawalan, Selasa (4/6/19).

Menurut Soplanit, tradisi saling menjaga ini akan dilakukan setiap tahun oleh pihaknya. "Sebagai pertanda hidup basudara harus laeng sayang laeng, bukan sebaliknya laeng binci laeng. Sehingga juga bisa menjadi contoh bagi Desa/Negeri lain di Maluku serta daerah lain di Indonesia untuk tetap menunjukkan sikap toleransi dan persaudaraan."

Sementara itu, Penjabat Negeri Batumerah, Fenly Masawoy menambahkan, makna takbiran itu ialah harus mengumandangkan takbir bukan dengan cara konvoi. Sekaligus ini menjadi pesan positif dan jadi contoh harmonisasi hidup karena ada basudara dari gandong Ema yang datang mengawal kelancaran takbiran.

“Terima kasih karena gandong Ema sudah datang menjaga dan mengawal kita di Batumerah. Ini pesan yang baik di malam takbiran, menjadikannya positif bukan dengan konvoi,” tukasnya. (m-5/Daniel Leonard)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!