Sekilas Info

Forum Dosen Indonesia Perwakilan Maluku Bahas Visi Misi Gubernur Murad Ismail dan Wagub Barnabas Orno

satumalukuID - Forum Dosen Indonesia (FDI) Perwakilan Maluku, Selasa (28/5), membahas visi dan misi gubernur dan wakil gubernur Maluku periode 2019 - 2024, Murad Ismail dan Barnabas Nathaniel Orno yang dilantik pada 24 April 2019 lalu.

Dilaksanakan di Aula Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, dialog publik bertema "Mengawal Visi dan Misi Kepala Daerah Baru" tersebut menghadirkan Wagub Barnabas Orno sebagai pembicara utama.

Sejumlah anggota forum koordinasi pimpinan daerah, akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Ambon juga turut hadir untuk membahas visi dan misi kepala daerah dan implementasi nyata yang akan dilaksanakan.

Sebagian besar peserta menanyakan visi dan misi pemerintah daerah di bidang pendidikan, karena dinilai penting untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan generasi berkualitas guna bisa membantu pembangunan di daerah ke depan.

Salah seorang mahasiswa misalnya, selain menanyakan apa saja kiat pemerintah daerah untuk bidang pendidikan dan SDM bermutu, ia juga menekankan pentingnya penyediaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Mahasiswa tersebut membandingkan nominal penyediaan beasiswa oleh Pemerintah Provinsi Maluku dengan Provinsi Papua, yang dinilai masih kalah jauh.

"Saya kira penting sekali bagi pemerintah untuk memikirkan soal beasiswa bagi para mahasiswa dan pelajar untuk melanjutkan pendidikannya. Jika dibandingkan dengan Papua, kita masih kalah jauh, Pemerintah Papua bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga ke luar negeri," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Barnabas mengatakan membangun Maluku membutuhkan SDM yang berkualitas dan tentu saja itu tidak bisa hanya dalam lima tahun, tetapi berjenjang dan harus dimulai dari yang paling bawah.

Karena itu, dirinya dan Gubernur Murad telah memikirkan masalah peningkatan SDM melalui bidang pendidikan, salah satunya dengan menetapkan anggaran pendidikan sebesar empat miliar rupiah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Nilai tersebut memang masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan Provinsi Papua, tapi pemerintah tidak akan lepas tangan begitu saja mengenai masalah pendidikan, terutama penyediaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan.

"Tentu saja pendidikan dan beasiswa untuk menghasilkan generasi dan SDM yang baik juga menjadi perhatian kami. Anggaran yang disediakan memang masih kecil tapi kami akan berkoordinasi dengan pemerintah di kabupaten untuk mengutamakan anak-anak yang berprestasi dan memang membutuhkan bantuan," ucap Wagub Barnabas. (shariva alaidrus)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!