Sekilas Info

423 Personil Polres Ambon Dilibatkan Siaga Amankan Idul Fitri 1440 H

ilustrasi polisi

satumalukuID- ‎Kepolisian Resort Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, akan mengerahkan sebanyak 423 personel untuk mengamankan perayaan Idul Fitri tahun 1440 Hijriah.

Ratusan personel itu akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Siwalima 2019 yang rencananya berlangsung serentak pada 28 Mei besok.

"Tanggal 28 Mei baru kita gelar pasukan. Tapi, yang pimpin Polda Maluku. Kita juga dilibatkan. Kalau kita Polres Ambon ini akan kerahkan 423 personel. Sasaran kita itu orang, barang kerja dan kegiatan," ungkap Wakapolres Ambon Kompol Ferry Mulyana via telepon, minggu ­(26/5).

Menurutnya, operasi Siwalima akan berlangsung selama 11 hari sejak pelaksanaan gelar pasukan.

Pengamanan dilakukan di sejumlah pusat keramaian, seperti tempat ibadah, pasar, mall, swalayan, pelabuhan, bandara, terminal dan tempat-tempat wisata.

"Kami akan membuat pos-pos pengamanan, pelayanan dan pos terpadu di tempat-tempat keramaian. Setiap pos akan ditempati personel gabungan TNI-Polri juga instansi terkait lainnya," terangnya.

Menurutnya, operasi Ketupat Siwalima bertujuan untuk memberikan keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam melaksanakan aktifitas menjelang dan sesudah hari Idul Fitri.

"Ini juga berdasarkan hasil evaluasi Lebaran tahun 2018. Kalau di pos-pos nanti, ada 12 personel yang terdiri dari unsur pemukul, ada unsur patrolinya," ungkapnya.‎

REKAYASA JALAN

Sementara itu, mengantisipasi penumpukan masyarakat di satu titik pada perayaan Idul Fitri, Polres Ambon juga akan melakukan rekayasa lalu lintas. Hal itu dimaksud untuk penyekatan di sejumlah ruas jalan.

Wakapolres Kompol Ferry Mulyana mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan lewat hasil evaluasi pada perayaan tahun baru.

"Sebelumnya kita sudah melakukan rapat evaluasi, hasil rapat tersebut disepakati untuk diadakannya penyekatan atau buka tutup jalur di sejumlah titik seperti yang dilakukan pada perayaan tahun baru," jelas Mulyana.

Menurutnya, penyekatan dilakukan untuk menghindari penumpukan masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri pada satu titik, hal tersebut juga untuk menghindari adanya konvoi.

"Kita mau perayaan idul fitri ini dinikmati seluruh masyarakat muslim yang merayakan, kalau seluruh masyarakat menumouk di satu titik saja makna perayaan idul fitri itu tidak begitu dirasakan, perayaan bisa dilakukan di beberapa titik sehingga makna idul fitri itu bisa di rasakan betul," ungkapnya.

Dikatakannya belum dipastikan titik titik penyekatan yang akan dilakukan. Kepolisian akan mengevaluasi ulang lokasi lokasi penyekatan.

"Kita belum tentukan, bisa saja penyekatan di JMP atau di bawahnya untuk menghindari penumpukan masyarakat dari luar kota yang hendak masuk ke kota seperti pada tahun baru. Untuk memastikan penyekatan di sejumlah titik kita akan rapat lagi untuk evaluasi titik titik mana saja yang nantinya dilakukan penyekatan," tambahny­a. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!