Sekilas Info

158 CPNS Pemkot Ambon Terima SK PNS, Diantaranya 53 Tenaga Guru dan 43 Tenaga Kesehatan

Foto Arsip saat penyerahan sertifikat kepegawaian para PNS Baru di Pemkot Ambon.

satumalukuID - Sebanyak 158 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Ambon menerima surat keputusan pengangkatan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Penyerahan SK dilakukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy kepada 158 CPNS di halaman Balai Kota Ambon, Senin (27/5).

Wali Kota dalam arahannya menyampaikan, dari 4.000 orang yang mengikuti seleksi CPNS pada 2018 yang lulus hanya 158 orang.

"Saya berharap kalian dapat menunjukkan kinerja dan dedikasi bagi kota Ambon terutama bagi bangsa dan negara, karena itu PNS harus menjunjung tinggi integritas melalui pelayanan bagi seluruh masyarakat," katanya.

Yang terpenting, jaga sikap sopan santun dalam menjalin hubungan pekerjaan dengan para senior yang telah memiliki pengalaman.

Kepala Badan Kepegawaian Kota Ambon, Benny Selanno menyatakan, 158 CPNS dinyatakan lulus seleksi terbagi menjadi formasi khusus tenaga honorer kategori dua (K2) dan disabilitas serta formasi umum dengan perincian formasi khusus tenaga honorer K2 dengan tenaga guru empat orang.

Formasi khusus Cumlaude berjumlah tiga orang diantaranya analisis perencanaan, mediator hubungan industrial ahli pertama dan, auditor ahli pertama.

Formasi khusus disabilitas berjumlah dua orang dengan rincian, pengelolaan sistem informasi administrasi kependudukan dan analisis kesehatan.

Formasi umum tenaga guru berjumlah 53 orang dengan rincian masing-masing guru kelas ahli pertama 19 orang, guru agama Islam ahli pertama delapan orang, guru agama Katolik ahli pertama enam orang, guru penjasorkes ahli pertama 12 orang, guru bahasa Inggris ahli pertama dua orang, guru seni budaya ahli pertama dua orang, dan guru bimbingan konseling ahli pertama empat orang.

Sedangkan formasi tenaga kesehatan berjumlah 43 orang dengan rincian, apoteker ahli pertama sembilan orang, dokter gigi ahli pertama tiga orang, dokter ahli pertama tujuh orang, penyuluhan kesehatan masyarakat ahli pertama 17 orang, perawat gigi terampil satu orang, pranata laboratorium ahli pertama enam orang.

Untuk formasi umum tenaga teknis berjumlah 56 dengan rincian diantaranya , analis hukum tiga orang, analis jabatan dua orang, analis jalan jembatan satu orang, analis kerjasama dan permodalan dua orang, analis keuangan, analis infrastruktur, analis mutu produk, analis pembangunan, analis penelitian dan pengembangan masing-masing satu orang. (penina f mayaut)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!