Sekilas Info

Penjabat Kades Laha Dilaporkan Dugaan Penggelapan Dana Hibah, Status Perkara Sudah Tingkat Penyidikan

satumalukuID - Pemerintah Desa Laha, Kota Ambon, melaporkan Penjabat Kepala desa (Kades) Laha, Ny. LL atas dugaan menggelapkan dana hibah dari sebuah perusahaan penambangan galian C yang beroperasi di daerah itu. Laporan tersebut saat ini ditangani Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

"Berdasarkan Laporan Polisi : LP/ 280 /IV/2019/Maluku/Res Ambon/, tanggal 04 April 2019, penyidik Polres Pulau Ambon dan PP Lease telah`menaikkan status perkara ini menjadi penyidikan," kata Kasubag Humas Polres setempat, Ipda Julkusno Kaisupy di Ambon, Kamis (23/5).

Laporan ini disampaikan pemerintah desa Laha ke polisi karena mereka menduga penjabat kades tidak transparan dan telah menggelapkan dana hibah dari CV Batu Prima.

Bantuan dana hibah ini diberikan kepada tersangka sebagai kompensasi karena perusahaan ini melakukan aktivitas penambangan bahan galian C berupa batu dan pasir di petuanan desa Laha.

Namun dana hibah yang baru sebagian diberikan ini bukannya dimasukkan dalam kas desa sebagai PAD dari hasil eksploitasi hasil tambang galian C, tetapi diduga dipakai untuk kepentingan pribadi.

Menurut dia, perkara tersebut sudah memasuki tahap penyidikan dan penydik telah mengumpulkan alat bukti dan menemukan tersangkanya yang dijerat dengan pasal 372 KUH Pidana tentang penggelapan.

"Telah terjadi kasus dugaan tindak pidana penggelapan uang dari perusahan CV. Batu Prima yang sedang melakukan aktifitas tambang galian C di kali dusun Desa Laha atas nama pejabat pelaksana tugas saudari LL dan tanda tangan anggota saniri berinisial NH," ujar Julkusno.

Saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap LL dan saksi staf pemerintah Desa Laha, saksi saniri negeri laha dan pihak Cv Batu Prima. (daniel leonard)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!