Sekilas Info

Hari Pattimura ke-202, Gubernur dan Wagub Maluku Dianugerahi Gelar Adat oleh Majelis Latupati

satumalukuID - Dalam momen perayaan wafatnya pahlawan nasional asal Maluku, Thomas Matulesy alias Kapitan Pattimura yang lebih dikenal dengan Hari Pattimura pada 15 Mei 2019 yang ke-202, maka Gubernur Maluku Irjen Pol (Pur) Murad Ismail dan Wakil Gubernur Drs Barnabas Orno akan diberikan gelar adat sebagai pemimpin provinsi kepulauan tersebut.

Pemberian gelar adat itu dilakukan oleh Majelis Latupati Maluku melalui surat keputusan mereka Nomor: 01/SK/MLM/05/2019‎ tentang penganugerahan gelar adat untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang ditandatangani Ketua Umum Majelis Latupati Maluku, HI. Ibrahim M.H. Wokas (Raja Negeri Urung Seram Bagian Timur) dan Sekretaris Umum nya Johan J. Marthen (Raja Negeri Hukurila Pulau Ambon).

Sekum Majelis Latupati Maluku, Johan Marthen kepada media ini Selasa (14/5) di Ambon, mengatakan, pemberian anugerah gelar adat tersebut dilakukan pada momen peringatan Hari Pattimura yang ke-202 pada Rabu 15 Mei 2019 di Saparua nantinya.

Dasar pemberian gelar tersebut, karena Murad Ismail dan Barnabas Orno sebagai pemimpin pemerintahan baru di Maluku dan sebagai anak adat negeri ini, maka layak dianugerahkan gelar adat sesuai dengan jabatan keduanya. Juga sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Nomor 14 Tahun 2005 tentang Pengembalian Status Desa Adat ke Negeri. Serta hasil Kordinasi Majelis Latupati Maluku pada tanggal 2 Mei 2019 di Ambon.

"Kami sudah lakukan rapat kordinasi untuk penganugerahan gelar adat ini. Kami juga sudah menemui pak Murad dan pak Orno, untuk bersilaturahmi sekaligus memberitahukan maksud dan tujuan pemberian gelar a tersebut,"

Terkait dengan itu, maka Majelis Latupati Maluku memutuskan memberikan gelar adat kepada Gubernur Maluku Murad Ismail yaitu "Dawa Ulu Kai Saka Pata Adate Latu Siwalima" , sedangkan gelar adat untuk Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno adalah "Dawa Ulu Kai Saka Pata Adate Pati Siwalima".

Kedua gelar adat tersebut mengandung arti yaitu Pemimpin Besar yang Melindungi serta Mensejahterakan Masyarakat Adat Siwalima.

"Penganugerahan gelar adat tersebut kepada bapak Murad Ismail dan bapak Barnabas Orno diberikan sesuai dengan masa bakti kepemimpinan keduanya," tambah Johan Marthen. (novi pinontoan)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!