Sekilas Info

Murad Ismail Resmi Jadi Gubernur Maluku ke-13, Barnabas Orno Wagub ke-7

IRJEN Pol (Pur) Murad Ismail bersama Barnabas Orno akhirnya resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2014-2019 di istana negara Jakarta, pada pukul 14.00 WIB, Rabu 24 April 2019.

Dengan demikian, Murad Ismail adalah Gubernur Maluku yang ke-13 sejak Indonesia merdeka dan Maluku adalah salah satu dari delapan provinsi pendiri Republik Indonesia di awal perjuangan kemerdekaan.

Gubernur Maluku yang pertama adalah Mr Johanes Latuharhary yang memimpin Maluku saat jaman perjuangan kemerdekaan berkedudukan di Jogjakarta hingga merdeka pada periode 1945-1955 yang akhirnya pindah berkedudukan di ibukota Maluku yakni Kota Ambon.

Sedangkan Barnabas Orno adalah Wakil Gubernur Maluku yang ke-7 sejak pemerintah menetapkan adanya jabatan wakil gubernur yaitu pertama kalinya dijabat Brigjen TNI Pur Soeranto, Brigjen Pol Paula Renyaan, Drs Selvianus Akuywen, Drs Memet Latuconsina, Ir Said Assagaff, Zeth Sahuburua SH dan Barnabas Orno.

Sementara itu, pelantikan Murad Ismail dan Barnabas Orno ditandai dengan sumpah jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 189/P Tahun 2018 Tentang Pengesahan, Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku masa jabatan 2019-2024 yang ditetapkan di Jakarta pada 28 September 2018.

Demi Allah saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dengan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa," kata Presiden Joko Widodo saat memimpin pengambilan sumpah.

Pelantikan pasangan pimpinan pemerintahan Maluku tersebut, turut dihadiri ibu negara Iriani Joko Widodo, Mendagri, Ketua MPR RI, Kapolri, dan beberapa menteri lainnya, juga dihadiri oleh forum pimpinan daerah Maluku serta beberapa bupati dan walikota di provinsi seribu pulau tersebut.

Untuk diketahui, Murad Ismail dan Barnabas Orno menjadi gubenur dan wagub terpilih, setelah KPU Maluku pada 9 Juli 2018 menetapkan pasangan nomor urut 2 Murad Ismali dan Barnabas Orno sebagai pemenang Pilkada Maluku 27 Juni 2018 mengungguli dua pasangan lainnya, yakni pasangan petahana Said Assagaff-Anderias Rentanubun (Santun) dan pasangan yang maju lewat jalur perseorangan, Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath (Hebat).

Pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno diusung oleh koalisi PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem, PKB, Hanura, PKPI, PAN dan PPP memperoleh 328.982 suara, sedangkan pasangan Santun memperoleh 251.036 suara. Sedangkan pasangan Hebat meraih 225.636 suara.

Sebagaimana diketahui, Murad Ismail adalah purnawirawan polisi bintang dua yang masa tugasnya nyaris semuanya di pasukan elit Polri yakni pernah sebagai Komandan Kompi di Brimob Polda Maluku, Komandan Korps Brimob Polda Metro Jaya, Komandan Korps Brimob Polda Sumatera Utara, Wakapolda Maluku, Kapolda Maluku, hingga akhirnya menjadi Komandan Korps Brimob Mabes Polri sebelum maju dalam pemilihan gubenur Maluku.

Sedangkan Wakil Gubernur Maluku yang baru, Barnabas Orno, sebelumnya adalah seorang PNS, kemudian terjun ke dunia politik dan menjadi Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat (kini Kabupaten Kepulauan Tanimbar) serta saat MTB dimekarkan satu kabupaten baru di wilayahnya yakni Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) ,Barnabas Orno ikut Pilkada di MBD dan akhirnya terpilih menjadi Bupati yang pertama memimpin MBD hingga di pertengahan periode keduanya dia maju berpasangan dengan Murad Ismail dan menjadi Wagub Maluku. (novi pinontoan)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!