Sekilas Info

Pekerjaan Arena Utama Belum Siap, MTQ XXVIII Maluku Tahun 2019 di Kota Namlea Alami Penundaan

MTQ Tingkat Provinsi Tahun 2019

satumalukuID - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Maluku XVII yang sebelumnya akan berlangsung di Kota Namlea, Kabupaten Buru, pada 21 April 2019 terpaksa harus mengalami penundaan.

Penundaan diakibatkan pekerjaan arena utama pelaksanaan belum siap, sehingga panitia kabupaten mengusulkan ke pihak Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku untuk diundur hingga bulan Juni 2019 tepatnya tanggal 13 hingga 21 bulan tersebut.

Selain arena utama penundaan juga diakibatkan faktor pendanaan.

"Pada 14 Februari 2019 dari Pemda Buru meminta pelaksanaan MTQ bisa ditunda dulu, sebab selain arena utama belum siap dari sisi penandanaan infastruktur pendukung juga jadi penyebabnya. Jadi pekerjaan infrastruktur semua harus melalui pelelangan dan ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama," tandas Ketua LPTQ Maluku Ismail Usemahu pada awak media di Ambon, kemarin.

Dijelaskan, kalau Kabupaten Buru ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ ke-XVIIai melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) tahun 2017 lalu dalam pelaksanaan MTQ Provinsi ke-XVII di Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

"Jadi Rakerda dilaksanakan sebelum pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Maluku ke-XVII di Kota Namrole, Kabupaten Bursel dua tahun lalu," kata Ismail.

Terkait dengan penundaan lanjut Usemahu, sebelumnya pada bulan Febuari pihaknya juga telah menurunkan tim satuan tugas (satgas) untuk berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Buru dan Panitia MTQ daerah untuk meninjau langsung sejumlah lokasi tempat pelaksanaan mata lomba MTQ antara lain, arena Utama Lapangan Pattimura, dan lokasi pelaksanaan sejumlah mata lomba di Aula Kantor Bupati, SMA 1 Buru, Perguruan Tinggi Ikra Buru, Kantor Kemenag Buru, serta Gedung BKD Buru.

"Dari hasil peninjauan satgas progres persiapan MTQ memang saat itu baru 30 persen. Sementara lokasi pelaksanaan mata lomba lainnya sudah siap," akuinya.

Dengan demikian telah disepakati bersama dan sudah menjadi penetapan final, pelaksanaan MTQ dipastikan akan berlangsung pada tanggal 13-21 Juni dan hasil dari MTQ tersebut akan mewakili Maluku di tingkat Nasional ke-XVIII yang akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat tahun 2020.

Bukan itu saja LPTQ juga akan mempersiapkam peserta STQ tingkat nasional di Pontianak Kalimantan Barat di bulan Juni 2019.

Namun berhubung waktu yang begitu mepet, kebijakan yang diambil LPTQ akan melakukan berkoordinasi dengan LPTQ Kabupaten/Kota untuk melaksanakan seleksi terbatas.

Hal tersebut kata Usemahu, kalau pelaksanaan STQ nasional, peserta biasanya diambil dari hasil MTQ Provinsi, namun.MTQ sendiri mengalami penundaan.

"Biasanya kalau peserta STQ diambil dari para juara di MTQ tingkat Provinsi untuk mewakili Maluku pada pelaksanaan STQ termasuk MTQ tingkat nasional," ungkapnya. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!