satumalukuID- Wakil Wali Kota (Wawali)  Ambon Syarif Hadler mengajak pemilih pemula untuk tidak Golput  di Pemilihan Presiden dan legislatif pada 17 April 2019.

"Hak pilih kita menentukan masa depan bangsa ini karena itu saya mengajak para pemilih pemula untuk tidak golput, tetapi menyalurkan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS), " katanya  saat sosialisasi Pemilihan Presiden dan legislatif bagi pemilih pemula di Ambon, Senin (8/4).

Menurut dia, sosialisasi ini penting terkait hak pilih pemula, karena di usia muda menuntut dan membentuk pemilih untuk cenderung apatis, tanpa memikirkan hak sebagai warga negara.

"Karena itu sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman agar pada 17 April mendatang dapat menggunakan hak pilih," ujarnya.

Dijelaskannya, hak pilih jika tidak digunakan maka akan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Setelah sosialisasi ini segera kembali ke sekolah dan sampaikan ke teman-teman, guru untuk memberikan pemahaman dan meyakinkan hak dan kewajiban untuk memilih, " kata syarif .

Ia mengakui, semakin dekat ke tanggal 17 April banyak berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, karena hasil survei pemilih milenial sangat rentan dengan berita hoax.

"Saya yakin semua anak-anak Ambon mempunyai tingkat kepekaan yang tinggi untuk membedakan berita benar dan bohong. Karena itu mari kita warisi nilai kebangsaan yang positif yang bisa dilanjutkan ke generasi selanjutnya, " ujarnya.

Sementara itu Ketua KPU kota Ambon M.Shadek Fuad menjelaskan, jumlah pemilih milenial di Indonesia mencapai 14 juta  pemilih.

Jumlah pemilih pemula lanjutnya cukup signifikan sehingga potensi meraih suara sangat besar, tetapi di sisi lain pemilih pemula masih kurang informasi terkait apa itu hak pilih.

"Negara sudah memberikan ruang yang luas bagi pemilih pemula untuk menggunakan hak pilih, karena itu jangan sia- siakan hak yang diberikan negara untuk menjadi pioner," tandasnya.

Ditambahkannya, 17 April siapkan waktu ke TPS, pastikan sudah terdaftar di DPT dan sampaikan aspirasi bagi kelangsungan bangsa dan negra untuk lima tahun kedepan. (penina f mayaut)