Sekilas Info

Berkas Pelaku KDRT yang Sempat Melarikan Diri ke Moa MBD Segera Dilimpahkan ke Kejari Ambon

satumalukuID -Dalam waktu dekat, Polsek Sirimau akan melimpahkan tahap I berkas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan tersangka Reginelson Junus Letlora ke Kejari Ambon untuk ditindaklanjuti.

Demikian disampaikan Kapolsek Sirimau, AKP. Mido J. Manik kepada wartawan via telepon selulernya saat dihubungi wartawan, Selasa (9/4).

Tersangka sempat kabur dari Ambon usai melakukan perbuatan KDRT dan lari ke Kabupaten MBD pada 2018 namun kembali ditangkap dan digiring ke Polsek Sirimau.

Tersangka dikenai pasal dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Hal itu sesuai ketentuan pidana Pasal 44 ayat (1), bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 15 juta.

"Dia sudah ditetapkan tersangka dan kini ditahan di Polsek Sirimau. Kasusnya tetap diproses,"ujar Kapolsek.

Terkait dugaan berkeliarannya tersangka di luar penjara karena diduga sengaja dibebaskan oleh pihak Polsek, Kapolsek membantah hal itu.

Menurutnya, tersangka kini sedang ditahan di sel Polsek Sirimau dan tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Tersangka tidak berkeliaran dan masih mendapat penahanan ketat oleh Polsek. Yang bersangkutan akan diproses sesuai hukum dan pasti ditindak tegas," ujar Kapolsek.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2019 lalu, tersangka penganiayaan isteri akhirnya berhasil diringkus di MBD, dan berdasarkan hasil kordinasi, pelaku dijemput oleh penyidik Polsek Sirimau pada Rabu (20/03) lalu.

Tersangka diterbangkan ke Ambon dengan menumpangi pesawat komersil. Kemudian diamankan di Polsek Sirimau, Ambon.

Untuk diketahui, sebelum kejadian penganaiayaan hingga kaburnya tersangka. Tersangka juga ternyata pernah dihukum atas kasus yang sama.

Tidak kapok, tersangka kembali melakukan penganiayaan pada isterinya pertengahan 2018 lalu, dan kabur hingga akhirnya tertangkap di MBD.

Terkait dengan itu, korban (isteri tersangka) meminta tersangka dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Dia juga meminta agar pihak Polsek Sirimau tidak membebaskan tersangka sampai adanya pelimpahan ke pihak Kejaksaan hingga pengadilan. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!