Sekilas Info

Murad Ismail Maafkan Perbuatan Yopi Teterissa, Minta Polisi Hentikan Proses Hukum dan Ajak Makan Malam

satumalukuID - Gubernur Maluku terpilih Murad Ismail, memaafkan perbuatan Yopi Teterissa yang memaki dirinya di facebook.

Tindakan memaafkan juga ditindaklanjuti Murad dengan meminta Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tidak memproses hukum yang bersangkutan dan ajakan makan malam bersama.

“Saya sudah maafkan dia pelaku yang maki saya di facebook. Semalam saya meminta Sam Latuconsina bicara dengan Kapolres Ambon agar dia dikeluarkan aja,” ujar Murad Ismail, di Balai Kota, Kamis (4/4).

Murad berpendapat tidak ada gunanya menahan lama-lama orang seperti itu. Dia ditahan sebentar saja sudah cukup memberikan efek jera.

Dia juga berharap, masalah itu biar menjadi pelajaran bagi semua orang dan agar semua orang tau bahwa ujaran-ujaran kebencian dan maki-makian itu jangan di media sosial.

“Kalau saya pakai Undang-Undang ITE, dia bisa ditahan 2 tahun lenjara. Tapi itu tidak saya lakukan. Karena itu saya telah memaafkan dia,” tandas Murad.

Murad juga mengemukakan rencana mengajak orang tua Teterissa  itu untuk makan bersama. “Mungkin saya akan undang dia dan mama serta bapaknya untuk makan bersama saya,” tandasnya.

Sementara itu Sam Latuconsina menambahkan, "Insya Allah sekembali dari kunjungan ke MTB, Pak Murad berencana mengundang yang bersangkutan dengan orang tuanya untuk makan malam bersama," ujarnya.

Murad saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018 lalu, sempat dikesankan lawan politik sebagai sosok yang temperamen dan kasar. Namun, tindakannya kali ini mematahkan semua kesan tersebut dan menampilkan dirinya sebagai sosok yang humanis.

Yopi Teterissa, yang tinggal di belakang Citra, sudah membuat surat pernyataan mengakui perbuatannya yang melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik serta caci maki lewat akun media sosial facebook.

Dalam suratnya tertanggal 4 April 2019, lelaki 24 tahun yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kepada Murad Ismail. (m-5)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!