satumalukuID - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) membangun sektor pariwisata dan perikanan melalui fasilitas The Meribbean Project untuk membangun pelabuhan wisata dan pelabuhan perikanan melalui program pembangunan lima pelabuhan kawasan Indonesia Timur.

Wali Kota Tikep, Ali Ibrahim di Ternate, Minggu, mengatakan, Tikep berkomitmen meningkatkan perekonomian masyarakat di bidang pariwisata dan tidak hanya kunjungan wisatawan dalam negeri tetapi juga dari luar negeri.

"Kami selaku pemerintah Kota Tidore akan selalu siap untuk investor yang datang, yang bertujuan agar meningkatkan perekonomian masyarakat di Tidore yang lebih baik, karena pada tahun 2021 kami akan mengadakan Sail Tidore yang bertepatan dengan perjalanan 500 tahun Magellan," katanya.

Dia mengakui pihaknya telah membahas kerjasama ini sekaligus memenuhi undangan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan agenda kebijakan investasi di bidang cruise terminal dan fisheries post.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plt Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot, Deputi Bidang Koordinasi Infrasutruktur Kemenko Maritim, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industry Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/BAPPENAS, dan Perwakilan dari Kemenhub Perhubungan Laut, Kementerian KKP, Kementerian Pariwisata dan Kantor Hukum Bahar dan Partners.

Dalam rapat lintas Kementerian ini hanya dua Bupati/Walikota yang diundang, diantaranya Bupati Larantuka Flores Timur dan Walikota Tidore Kepulauan,

Hal ini juga disampaikan Principal of The Meribbean Promoter Spanyol, Mr. Santiago Gil Casares, bahwa rencana Maribbbean Project mengenai 5 pelabuhan di Indonesia Timur melalui program Meribbean, di Kota Tidore akan dibangun satu Terminal Kapal Pesiar (Cruise Terminal) yang berlokasi di Kelurahan Rum dan pusat Pelabuhan Perikanan dengan tujuan dari semua ini adalah membantu pembangunan perikanan dan pariwisata secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Bahkan, ini program investasi yang baik, dimana akan ada turis yang datang ke Kota Tidore, sebab dalam satu kapal akan memuat kurang lebih 2. 000 turis dan pelabuhan perikanan yang akan dibangun nanti, bertaraf internasional yang menangani hasil laut dengan baik dan akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Investasi yang ditanamkan sekitar 50 juta US dollar atau sekitar Rp700 miliar untuk satu port, ini target pemerintah untuk mendatangkan turis sampai 20 juta orang di tahun 2020, kini baru terealisasi sekitar 16 juta turis yang datang," ujarnya. (abdul fatah)