Sekilas Info

Tatap Muka dengan Pendukungnya, Freddy Latumahina Minta Restu Wakili Provinsi Maluku di Lembaga DPD

Calon Anggota DPD RI Freddy Latumahina saat bertatap muka dengan pendukungnya di Ambon

satumalukuID – Tokoh Maluku yang sudah makan asam garam di pentas politik nasional Freddy Latumahina hadir lagi dalam kontestasi politik di Pemilu 2019.

Sebagai politikus kawakan, Freddy sadar dirinya tak lagi perlu bersaing menjadi anggota DPR RI. Sebab, bagi Freddy, pentas legislatif DPR sudah saatnya diduduki generasi yang lebih muda dibanding dirinya.

Kali ini, dalam kontestasi Pemilu 2019, Freddy akhirnya memilih mengajukan diri sebagai calon senator atau calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sebagai mantan politikus yang punya tingkat lobi nasional di pentas legislasi, perjuangan lewat DPD juga akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Maluku.

“Saya ditawari untuk maju jadi caleg DPR oleh banyak kader Golkar. Tapi saya bilang sudahlah, biar saja kursi DPR untuk anak-anak muda. Tapi mereka terus mendesak, akhirnya saya oke dan memilih maju sebagai calon anggota DPD,” ungkap Freddy saat bertatap muka dengan puluhan pendukungnya di Café Sembiring, Ambon, Kamis (28/3).

Salah satu pertimbangan Freddy masuk dalam perhelatan calon anggota DPD adalah karena kader-kader Golkar yang mendorongnya maju itu ingin agar kehidupan yang selama ini diperjuangkan Golkar bisa terpelihara lewat lembaga DPD.

Momentum berharga itu juga dimanfaatkan Freddy menjelaskan kiprah dia yang pernah dipercaya mewakili Maluku di DPR. Pria asal Saparua ini memang pernah tercatat sebagai anggota DPR sejak tahun 1977. Kemudian terpilih lagi hingga mengakhiri masa tugas pada Tahun 1997.

Usai beraktivitas di DPR, Freddy masih terus memagang peran kunci di Partai Golkar dan ikut menentukan perjalanan politik nasional hingga saat ini.

Dalam rentang pengabdian sebagai anggota DPR tersebut, banyak hal yang sudah diperjuangkan untuk Maluku. Beberapa perjuangan infrstruktur yang pernah dilakukan Freddy misalnya pelayaran kapal feri. Sekarang Freddy merasa bersyukur angkutan feri yang pernah dia perjuangkan telah bermanfaat besar bagi masyarakat di Maluku.

Dia bercerita, dulu, pemerintah mengadakan kapal feri dengan tujuan hanya untuk melayari penyebarangan di sungai. Sebagai wakil rakyat Maluku yang tinggal di wilayah kepulauan, saat itu, Freddy berjuang agar kapal feri bisa digunakan sebagai moda transportasi laut di Maluku.

Hasilnya, sampai sekarang kapal feri melayani sejumlah penyeberangan laut antar pulau di Maluku. Bahkan, banyak intelektual Maluku yang ikut lahir dari keberadaan feri Poka – Galala saat itu dan hingga saat ini melayari dan mengangkut masyarakat antar pulau di Maluku.

Hubungan kerjasama dengan Menteri Pariwisata dan Telekomunikasi Yoop Ave di masa lalu, juga dimanfaatkan untuk mendorong telepon masuk desa yang pertama di Maluku.

Dan satu hal lain yang juga diperjuangkan pria asal Negeri Titawai ini adalah bagaimana mendorong agar Bandara Pattimura direnovasi pada masa Menteri Perhubungan Haryanto Danutirto pada kurun waktu 1993 – 1998. Hasilnya, Bandara Pattimura berubah wajah dan kini menjadi bandara internasional.

Kini Freddy kembali lagi menyapa masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan Provinsi Maluku di Lembaga DPD. “Untuk itulah Saya hadir di sini di Café Sembiring dengan basudara samua,” ujarnya.

Mengenai Pemilu 2019, politikus senior Partai Golkar ini mengatakan, tersisa 20 hari lagi masyarakat sudah bisa tahu presiden dan wakil presiden terpilih. Juga sudah bisa mengetahui empat wakil Maluku di DPD, dan DPR RI serta wakil-wakil rakyat di DPRD Kabupaten/kota maupun provinsi.

“Ini hak suara kita yang datang hanya lima tahun sekali. Jadi suara kita semua jangan dianggap remeh. Jangn golput. Tidak memilih, akan menyesal selama lima tahun,” ungkapnya.

“Dan jika saudara-saudara lihat di daftar calon DPD mengikuti urutan dari 1 sampai 49 nomor 30 adalah nama Drs.Freddy Latumahina terdapat dipojok kanan atas, dan Saya hadir  disitu, sekaligus mohon restu dari saudara-saudara,untuk satu periode ini mengabdi untuk Maluku,” harapnya. (rommer tahapary)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!