Sekilas Info

Anggota DPRD Maluku Minta Polisi Bebaskan Dua Warga MBD yang Ditahan karena Bawa Sopi ke Ambon

Polisi masih terus melakukan kegiatan razia sopi, seperti di Negeri Hatu Kecamatan Leihitu Barat, Maluku Tengah, Selasa 26 Maret 2019 Pukul 14.30 wit. Tampak personil Polsek Leihitu Barat menemukan Miras jenis Sopi di rumah warga yakni Johanis Manuputty sebanyak 5 liter yang kemudian langsung dimusnahkan disaksikan pemiliknya. (foto humas Polres Ambon dan PP Lease)

satumalukuID - Kasus minuman sopi kembali mengemuka. Kali ini, terkait permintaan anggota DPRD Maluku agar polisi membebaskan dua warga Maluku Barat Daya yang ditahan karena membawa sopi ke Kota Ambon.

Adalah Melkias Frans, anggota Komisi A DPRD Maluku yang meminta meminta Polda  membebaskan DN dan JY, dua warga Kabupaten Maluku Barat Daya yang diringkus polisi karena kedapatan membawa miras tradisional jenis sopi ke Kota Ambon.

"Kedua warga ini sudah ditahan di ruang tahanan Sabhara Polda Maluku di kawasan Tantui, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon) ketika diringkus sejak 7 Maret 2019," kata ketua komisi A DPRD setempat, Melkias Frans di Ambon, Kamis (28/3).

DN dan JY ditahan polisi karena kedapatan hendak menurunkan minuman keras tradisional jenis sopi dari atas kapal di laut untuk dibawa ke daratan sekitar Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Awalnya yang ditahan berjumlah tiga orang namun satu diantara mereka telah melarikan diri dan tersisa dua orang yang hingga saat ini masih ditahan di Markas Sabhara Polda Maluku.

Menurut dia, polisi dipersilahkan menyita miras jenis sopi yang dibawa, sementara kedua warga Kabupaten MBD yang kedapatan membawa sebaiknya diberikan peringatan atau teguran.

"Sopi itu dikategorikan sebagai minuman tradisional, dan sebenarnya bukan bagian dari barang terlarang, jadi saya kira keliru jika polisi menahan dalam jangka waktu yang lama," tandasnya.

Dikatakan, sopi hanyalah minuman tradisional khas Maluku yang mengandung alkohol dan keberadaan miras ini telah berurat dan berakar dalam kehidupan masyarakat Maluku, sebab sopi selalu hadir dalam banyak upacara atau pesta-pesta adat. (m-10/daniel leonard)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!