Sekilas Info

Buron Kasus KDRT Dievakuasi dari Moa MBD ke Ambon, Ditahan dan Dijerat Pidana 5 Tahun Penjara

satumalukuID -  Reginelson Junus Letlora (44) pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sempat menjadi buronan polisi karena melarikan diri ke Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akhirnya dievakuasi ke Ambon dan ditahan.

Dari pengembangan pemeriksaan, tersangka akhirnya dijerat dengan  UU nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 15.000.000.

Kapolsek Sirimau Kota Ambon, AKP Mido Malik menjelaskan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan hingga nantinya berkas kasus ini dilimpah ke pengadilan.

"Sejumlah saksi telah kami periksa dan tersangka juga sudah diperiksa untuk itu berdasarkan keterangan serta hasil visum korban maka kami sudah tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka," kata Kapolsek, Selasa (26/3).

Penangkapan tersangka merupakan kerjasama polisi dan masyarakat dalam memberikan informasi tentang keberadaan pelaku. Sehingga hal ini bukan hanya karena upaya polisi tapi juga masyarakat.

Seperti diketahui, pelaku diterbangkan ke Ambon dengan menumpangi pesawat komersil. Pelaku kemudian diamankan di Polsek Sirimau, Ambon.

Sebelum kejadian penganiayaan hingga kabur, pelaku juga pernah dihukum atas kasus yang sama yakni penganiayaan terhadap isterinya sendiri.

Sehingga pasca kejadian pertengahan 2018 lalu itu, pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi setelah menganiaya isterinya sendiri hingga babak belur.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sirimau, Ambon. Kejadian penganiayaan itu terjadi pada 19 Juni 2018 lalu. (MG-01).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!