Sekilas Info

6.600 Siswa SMK di Maluku Jalani UN, 106 Sekolah Melaksanakan UNBK, Tiga Sekolah UNKP

satumalukuID - Sebanyak 6.600 siswa dari 109 Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) di Maluku secara serentak melaksanakan Ujian Nasional (UN) tahun 2019 sejak 25 Maret.

Dari 109 SMK yang tersebar di 11 Kabupaten Kota di Maluku 106 melaksanakan UNBK dan tiga SMK Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil Kertas (UNKP).

Tiga SMK tersebut, satu SMK di Kabupaten Buru dan dua di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Hal ini diketahui dari telekonfres yang dilakukan oleh Plh Gubernur Maluku Hamin Bin Tahir, usai menekan Token dimulainya UNBK secara serempak di SMK Negeri 7 Ambon, Senin (24/3).

Untuk Provinsi Maluku pembukaan UNBK tingkat SMK dipusatkan di-SMK Negeri 7 Ambon. Plh. Gubernur Maluku, Hamin Bin Tahir SE membuka UNBK ditandai dengan merilis token pada ruang Perfilman.

Dalam arahannya, Hamin Bin Tahir SE menyatakan, SMKN 7 bersama kepala sekolah dan dewan guru patut mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Maluku. Sebab atas semangat dan kerja kerasnya ditunjuk sebagai perwakilan pelaksanaan UNBK Tingkat SMK se-Maluku.

Dia mengungkapkan, dari 109 SMK di Maluku yang mengikuti UNBK, terdapat 3 SMK yang belum mengikuti UNBK. Karena itu dia menghimbau kepada 149 siswa yang mengikuti UNBK tingkat SMK ini, harus tenang dan teliti dalam melaksanakan ujian ini.

"Tunjukanlah prestasi, dari Provinsi Maluku dapat bersaing dengan provinsi lainnya dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Sementara itu Kepala SMK Negeri 7 Ambon, M.Saipul S.Pd, melaporkan, UNBK tingkat SMK se-Maluku, berlangsung sesuai jadwal, dan SMKN 7 mendapat kehormatan tempat pembukaan UNBK tingkat SMK se-Maluku yang dilakukan Plt Gubernur Hamin Bin Tahir SE.

Sebanyak 149 peserta UNBK untuk SMKN 7 Ambon, dari 6 kompetensi keahlian dengan menggunakan 3 ruang dan 2 sesi, diikuti kompetensi keahlian, kriya kayu dan perfiliman dimana saat ujian seluruh siswa diarahkan untuk tenang dan tetap siap mental dan fisik, agar bisa menyelesaikannya hingga hari terakhir.

Dukungan PLN dan Telkom

Hamim Bin Tahir juga menjelaskan kelancaran pelaksanaan ujian nasional terlebih khusus UNBK karena didukung oleh PT Telkom maupun PT PLN di seluruh Kabupaten kota di daerah ini.

Manager Komunikasi PT PLN Unit Induk Maluku-Maluku Utara Ramly Malawat menjamin pelaksanaan UN di Maluku berjalan aman dan lancar, karena sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan.

PT PLN kata Malawat juga menyiapkan 11 genset cadangan di beberapa sekolah mengantisipasi jika terjadi gangguan listrik di saat UN berlangsung.

PT Telkom juga menjamin pelaksnaan UNBK di Maluku di hari pertama hingga terakhir akan berjalan lancar dan sukses. Untuk memastikan tidak terjadi blank spot sinyal, PT Telkom mengerahkan operator untuk stand by baik yang ada di Posko Induk Ambon serta posko Pembantu di Masohi dan Kota Tual Maluku Tenggara.

Menurutnya ada dua mode yang digunakan untuk pelaksanaan UNBK yakni mode layanan Telkom dan mode satelit khusus di beberapa wilayah Kabupaten Kota yang belum terjangkau layanan Telkom.

Berdasarkan daftar nominasi tetap (DMT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, peserta UNBK SMA dan SMK sederajat 2019, terdiri dari 21.900 peserta siswa SMA sederajat dan 6.600 siswa SMK.

Untuk optimalisasi jalanya UBNK Dinas Pendidikan Provinsi telah melakukan rapat koordinasi bersama PLN dan Telkom untuk memastikan tidak terjadi gangguan pada saat ujian nanti, tidak saja untuk SMA sederajat tetapi juga untuk pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP. (SM-12)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!