Sekilas Info

Berstatus Buron, Satu Tersangka Prostitusi Online Terdeteksi Masih Bersembunyi di Ambon

Tersangka prostitusi online dua mucikari yakni K dan F tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik PPA Satreskrim Polres Pulau Ambon

satumalukuID - Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menetapkan salah satu tersangka prostitusi online berinisial TR ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Penetapan DPO pasca tersangka melarikan diri ketika akan diamankan satuan Reskrim Polres Pulau Ambon serta menyandang status buron.

Tersangka disinyalir masih berada di sekitaran kota Ambon dan berpindah-pindah tempat ketika hendak diamankan.

"Salah satu tersangka masih kita kejar dan kita masukan ke dalam daftar pencarian orang. Dari informasi yang kita dapatkan tersangka masih berkeliaran di sekitaran kota Ambon, namun saat hendak ditangkap yang bersangkutan berpindah lokasi," jelas Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada wartawan di Mapolres Pulau Ambon, Kamis (21/3).

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Pulau Ambon dan Pulau- Pulau Lease mengamankan dua tersangka kasus prostitusi “online” yang melibatkan anak di bawah umur pada 20 Februari lalu. Kasus itu terungkap setelah pihak keluarga melaporkan anak yang tidak pulang ke rumah selama satu pekan.

Setelah dicek Polisi, ternyata benar korban bersama teman-teman mereka berjumlah 18 orang, yakni 10 orang perempuan dan 8 pria sementara ada di penginapan. Ketika ditemukan mereka sementara berada di kamar dan langsung diamankan di Polres Ambon. (Baca berita: Polres Ambon Menahan Dua Tersangka Prostitusi Online Anak Dibawah Umur)

Menurut Kaisupy, untuk pengusutan kasus ini, penyidik sudah sampai pada tingkat pemberkasan. Melihat semua hasil pemeriksaan baik saksi maupun tersangka lain yang telah diamankan, menguatkan perkara untuk di tingkatkan ke pelimpahan berkas ke jaksa.

"Kalau untuk perkaranya sudah ada di tingkat pemberkasan, hasil pemeriksaan sudah menguatkan sehingga menunggu tahap I untuk dia tersangka yang sebelumnya berhasil di amankan," ungkap Kaisupy. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!