Murad Ismail Ikhlas Pelantikan sebagai Gubernur Maluku oleh Presiden Jokowi Ditunda

Salah satu papan bunga yang sudah selesai dibuat untuk menyambut Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terpilih.

satumalukuID – Mantan Wakil Walikota Ambon, Sam Latuconsina ST MT, menilai Gubernur Maluku terpilih periode 2019-2024 Irjen Pol (Pur) Murad Ismail adalah figur yang ikhlas dan lapang dada dibalik sosoknya yang terkesan keras sebagai mantan jenderal bintang dua dari Korps Brimob.

Penilaian tersebut disampaikan Latuconsina kepada Suara Maluku, Selasa (12/3), terkait ditundanya pelantikan Murad Ismail dan Barnabas Orno sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Maluku periode 2019-2024 menggantikan Said Assagaff-Zeth Sahuburua yang masa jabatannya telah berakhir 11 Maret 2019 kemarin.

Sebelumnya dikabarkan pelantikan akan dilakukan pada Senin 11 Maret 2019 kemudian berubah Rabu 13 Maret 2019.

Namun kepastian pelantikan akhirnya disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Jakarta, kemarin, yang mengungkapkan bahwa pelantikan Gubernur Maluku ditunda sampai selesainya Pilpres dan Pileg yang akan berlangsung 17 April 2019.

Pelantikan akan serentak berlangsung untuk Gubernur Maluku, Maluku Utara dan Lampung di istana negara nantinya.

Untuk mengisi kekosongan pemerintahan, menurut Kabag Humas Pemprov Maluku Bobby Palapia SH, maka Kemendagri telah menyetujui Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Maluku, Hamin Bin Taher SE sebagai Pelaksana Tugas Harian kepala daerah.

Terkait dengan itu, Latuconsina mengungkapkan, dirinya sebagai ketua tim relawan “Baileo” yang mendukung pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno di Pilgub tahun lalu, telah dihubungi oleh Murad Ismail untuk menyampaikan pendapat beliau soal penundaan pelantikan.

Menurutnya, beliau ikhlas, lapang dada dan menyerahkan semua keputusan pada Mendagri yang berkordinasi dengan Presiden Joko Widodo untuk kepastian penetapan pelantikannya.

“Sam, apapun keputusan Presiden tentang pelantikan, mau tgl 13 (Maret), mau minggu depan atau setelah Pileg dan Pilpres kita terima dengan lapang dada dan ikhlas karena itulah keputusan Allah yang terbaik buat kita,” ungkap Latuconsina, menyampaikan pesan Murad Ismail yang meneleponnya Selasa pagi.

Dari pesan saat pembicaraan mereka, Latuconsina menilai, gubernur Maluku terpilih itu, tidak punya rasa kecewa atau terbeban. Malah kesan yang muncul adalah sikap kepemimpinan yang arif dan istiqamah.

“Beta terkesan dan bangga punya figur pemimpin seperti beliau. Komitmen dengan perjuangan dan meskipun berlatar belakang kepolisian, namun bijak dan mau berkomunikasi serta siap melepaskan semua kebanggaan dirinya untuk membangun Maluku tercinta ke depan,”” tambahnya. (SM-05)

Comment