Sekilas Info

Dana Awal Rp6,3 Miliar Dikucur untuk Pembangunan Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku

Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan Maman Hermawan didampingi Kepala SUPM Waiheru Ambon, Achmad Jais Ely.

satumalukuID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia mengucurkan dana awal sebesar Rp6,3 miliar untuk pembangunan Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Maluku.

Pembangunan Politeknik KP Maluku pada tahap awal ini akan dibangun Gedung Rektorat Poltek KP Maluku dan dermaga latih dan tambat labuh bagi kapal dengan anggaran mencapai Rp6,3 miliar.

“Ini membuktikan bahwa Pemerintah Pusat dalam hal ini KKP sangat peduli untuk meningkatkan pembangunan pendidikan, sebab untuk menjadi negara maju dan besar dukungan SDM yang memiliki kualitas unggul sehingga memiliki daya saing global yang tinggi,” jelas Kepala SUPM Waiheru Ambon, Achmad Jais Ely saat acara pengalihan status Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Maluku, Rabu (6/3/19) di Ambon.

Dia menambahkan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku akan menerima taruna baru di bulan Juli Tahun 2019, namun tetap melaksanakan Proses Pembelajaran bagi Siswa SUPM Waiheru Tingkat I dan II sampai lulus dan diwisuda nantinya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Maman Hermawan menyampaikan, Politeknik KP Maluku berkedudukan di Kota Ambon, Maluku dengan visi ‘Menjadi Center of Excellent Ahli Madya Perikanan yang Profesional, Mandiri dan Berjiwa Wirausaha di Indonesia Timur Tahun 2024.

Menurutnya, potensi sumber daya perikanan di Provinsi Maluku akan lebih bermanfaat jika didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi inovasi.

Untuk membangun kelautan dan perikanan di masa depan, keberadaan SDM berkualitas dan terampil menjadi faktor utama keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan yang memiliki spesifikasi dan spesialisasi seperti halnya Politeknik KP.

Pembangunan Politeknik KP Maluku yang direncanakan adalah pendidikan vokasional yang mampu mencetak SDM handal dan profesional yang memiliki kompetensi dan sertifikasi serta mampu menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja serta kebutuhan pasar kerja secara nyata.

Gubernur Maluku, Said Assagaff ,menyambut baik peran pemerintah pusat untuk membangun Maluku melalui institusi pendidikan.

“Saya menyambut baik segala peran serta dari kita semua untuk membangun Daerah Maluku khususnya melalui institusi pendidikan untuk menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi inovasi sebagai penciptaan SDM berkualitas dalam bidang perikanan yang siap pakai membangun daerah ini,” ujarnya. (sm-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!