Sekilas Info

DPRD Kota Ambon Targetkan Penetapan Ranperda Secepatnya

satumalukuID - Penyerahan 9 rancangan peraturan daerah (Ranperda) eksekutif usulan Pemerintah Kota Ambon akan diserahkan tanggal 5 Maret 2019.

DPRD Kota Ambon menargetkan, 9 ranperda tersebut akan diparipurnakan akhir Maret 2019 untuk ditetapkan sebagai perda kota Ambon.

Ketua DPRD Ambon, James R Maatita pada pers belum lama ini mengatakan, penyerahan ranperda sebelumnya direncanakan pekan kemarin, namun ada beberapa kendala.
Dan dari hasil koordinasi dengan Pemkot Ambon lewat Sekretaris Dewan (Sekwan) kota Ambon, ada 7 ranperda yang sudah siap dimasukan untuk dibahas DPRD Kota Ambon.

"Untuk masa persidangan I tahun sidang 2019, targetnya memang 9 ranperda. Hasil koordinasi dengan Pemkot itu 7 ranperda sudah siap. Tinggal dimasukan nanti tanggal 5 Maret," ungkap Maatita ketika dikonfirmasi, kemarin.

Ketua DPC PDIP kota Ambon ini menilai, alasan ditargetkan akhir Maret karena seluruh anggota DPRD akan disibukan dengan proses pemilihan presiden dan legislatif yang berlangsung serentak tanggal 17 April 2019.

Dimana anggota DPRD seluruhnya akan berproses kembali sebagai calon legislatif (Caleg) periode 2019-2024.

"Kita akan upayakan penetapan ranperda menjadi perda kota Ambon di akhir Maret sebelum masuk pemilu 2019. Dan diprioritaskan ranperda yang sifatnya revisi," beber Maatita.

Menurutnya dari 9 ranperda yang sudah siap dimasukan, akan dipertimbangkan oleh Badan Pembuat Perda (Bapemperda) kota Ambon, mana ranperda revisi yang akan dibahas sambil disesuaikan waktu pembahasan untuk ditetapkan sebelum memasuki pemilu 2019.

"Nanti dari Bapemperda yang merekomendasikan ranperda yang sifatnya revisi ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Ambon. Baru diupayakan sesuai target," ujarnya.

Maatita menambahkan, prinsipnya DPRD selaku badan pembuat perda sesuai tupoksi, akan tetap mendukung Pemkot Ambon dalam menyiapkan regulasi.

"Dalam tupoksi kita, fokus kita tetap mendukung pemerintah kota, maka menyiapkan regulasi yang berkualitas baik dan berguna untuk masyarakat bawah," tukas Maatita. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!