Sekilas Info

Lewat Rakor PAI, Kakanwil Kemenag Maluku Ajak Madrasah Lebih Ditingkatkan Peran

satumalukuID - Melalui rapat koordinasi Pendidikan Agama Islam (PAI), Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Fesal Musaad mengajak madrasah lebih ditingkatkan perannya.

Sementara arah dan tujuan rakor sendiri untuk mencari persamaan persepsi dan mengevaluasi serta mencari solusi terhadap seluruh kegiatan Pendidikan Agama Islam (PAI), baik tingkat MI, RA, MTs dan MA.

Rakor yang melibatkan puluhan kepala madrasah itu berlangsung di lantai VII Everbrigt, Rabu (20/2), dibuka Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad.

Dalam arahannya Musaad menjelaskan, rakoor ini sangatlah bertepatan dengan isu-isu perkembangan bangsa dan negara dari berbagai aspek kehidupan manusia.

Tantangan-tantangan PAI kedepan itu sangat berat dan komplek, dari segi moralitas dan juga berbagai hal yang terkait dengan runtuhnya etika dan moral bangsa yang sekarang ini menjadi tontonan kita semua.

Dimana pendidikan itu merupakan sesuatu yang sangat urgen dan tidak bisa dilepas pisahkan dengan kehidupan manusia. Mau hidup di dunia harus mempunyai ilmu, mau hidup di akhirat harus mempunyai ilmu, dan kalau hidup kedua-duanya harus mempunyai ilmu, tanpa ilmu dalam kehidupan ini maka peradaban manusia tidak akan berkembang.

Oleh sebab itu lewat momentum rakor PAI harus memiliki kekhususkannya atau keistimewaanya untuk terus membangun madrasah kearah yang lebih baik.

Dengan demikian tentu harus memoiliki kaidah yang diaplikasikan dan amalkan, bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.

Untuk itu, ada beberapa catatan penting yang disampaikan Musaad yakni, maju mundurnya madrasah banyak ditentukan oleh kepimpinan madrasah yang mana pimpinan itu merupakan roh dan wajah organisasi.

Dimana banyak madrasah yang mati akibat tidak berkembang sama sekali dan semua itu tergantung pemimpin dan jika pemimpin punya jiwa inovasi, jiwa tanggungjawab, jiwa mencintai institusi maka secara langsung wajah madrasah tersebut pasti akan berubah.

"Jadilah pemimpin perubahan, jadilah KTU perubahan dan jadilah guru perubahan, sehingga jika betul-betul diamalkan, kita aplikasikan, tentu akan menjadi kontribusi bagi penampilan madrasah-madrasah kita ini,"pinta Musaad.

Ia juga meminta agar ada perubahan pada madrasah sesuai dengan tuntutan zaman yang setiap saar dunia mengalami perubahan, sehingga jika madrasah tidak akan berubah maka tidak secara langsung madrasah tidak akan mengalami perubahan.

Oleh sebab itu lewat kerja sama Bidang Penmad dengan beberapa perguruan tinggi di Maluku itu merupakan langkah strategis untuk mengembangkan pendidikan madrasah. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!