Sekilas Info

Jadi Poltek KP, SUPM Waiheru Ambon Tahun Ini Tidak Terima Lulusan SMP

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Waiheru, Ambon, Maluku, satu satunya pendidikan menengah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (9/2/2017).

SATUMALUKUID - Dengan ditetapkan status sebagai Politeknik (Poltek) Kelautan dan Perikanan (KP), maka dalam tahun ajaran baru ini Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon tidak lagi menerima siswa/siswi lulusan SMP/MTs.

Perubahan status SUPM Waiheru menjadi Poltek KP didasari adanya kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menutup SUPM dan kemudian statusnya ditingkatkan menjadi Poltek.

Dengan demikian setiap lulusan SMA/SMK sederajat yang ada di Maluku dan Maluku Utara (Malut) sudah bisa melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi khususnya di bidang KKP pada Poltek tersebut.

Dimana berdirinya Politeknik KP Maluku, selain kebijakan KKP juga dilatar belakangi adanya keinginan untuk mencetak Sumber Days Manusia (SDM) bidang KP yang kompeten, berdaya saing, dan unggul.

Politeknik KP Maluku merupakan Satuan Pendidikan Tinggi lingkup KKP yang menyelenggarakan pendidikan program Diploma III.

Kepada Suara Maluku di Ambon, Senin (18/2), Kepala SUPM Waiheru Ambon Achmad Jais Ely mengatakan, dengan ditingkatkan status SUPM menjadi Poltek dengan sendirinya akan lebih mempunyai keleluasaan sebagai pembina bagi SMK-SMK KP.

Menurutnya, peningkatan status ini bukan mengabaikan anak-anak pelaku utama yang lulusan SMP tetapi kita berharap agar lulusan lulusan SMK yang begitu menjamur di Provinsi Maluku dan Malut bisa bersekolah lagi ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan berbagai macam prestasi yang dicapai selama berada di lembaga pendidikan.

Dijelaskan, selain SUPM Waiheru juga terdapat peningkatan status yang sama pada SUPM Aceh dan SUPM Pariaman.

"Mudah-mudahan insya Allah dengan berdirinya Politeknik KP Maluku, akan terciptanya Maluku sebagai lumbung ikan nasional seperti yang diharapkan kita semua," harapnya.

Terkait dengan operasional Poltek KP Maluku lanjut Ely, rencana penerimaan mahasiswa baru akan dimulai pada bulan Juni 2019 mendatang dengan program lulusa Diploma III (D3) dengan tiga program studi yakni, perikanan laut, pengolahan ikan dan budidaya perikanan.

Menurutnya, dengan keberadaan 18 tenaga pengajar dengan rata-rata sudah memiliki magister yang semuanya berada pada tiga program akedemik tersebut.

Dengan demikian kata Ely, pihaknya tidak lagi perlu merekrut tenaga dosen yang baru, tetapi akan lebih membutuhkan tenaga pembina para minggister sehingga kedepannya akan menjadi tenaga pendidik yang handal dan memiliki kompoten dalam.aistim pembelajaraan.

"Sesuai dengan rencana kebijakan KKP, tahun ini kita akan menerima mahasiswa baru pada bulan Juni, sambil kita menuntaskan siswa yang masih ada di SUPM sehingga kami tidak lagi menerima siswa lulusan SMP, tetapi kami lebih menerima siswa lulusan SMA/­SMK sederajat," ungkapnya.

Dengan demikian SUPM tidak lagi memproduksi lulusan tenaga teknis menengah tetapi dengan Poltek dapat menghasilkan tenaga produksi yang ahli sesuai bidangnya masing-masing, sehingga secara tidak langsung derajat SDM perikanan Maluku levelnya mengalami kenaikan. (SM-10)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!