Sekilas Info

Dua Ditangkap, Satu Pelaku Pembunuhan di Aru Masih Dikejar

satumalukuID - Pihak Satreskrim Polres Aru hingga kini masih mengejar pelaku pembunuhan dua warga Aru Kabupaten Kepulauan Aru pada Minggu (17/2) sekitar pukul 03.00 WIT.

Awalnya korban meninggal dalam insiden tersebut Ruben Labok (30), kemudian dilakukan balas dendam dan terjadi korban berikutnya yakni Golden Gutandjala (34) yang merupakan warga Lor-Lor.

“Perkembangan kasus pertikaian masyarakat antara desa Salarem dan masyarakat desa Lor-Lor yang terjadi di kota Dobo wilayah hukum Polres Aru,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M Roem Ohoirat kepada wartawan, kemarin.

Ohoirat menambahkan anggota Satreskrim Polres Aru mengamankan dua orang tersangka pelaku pembunuhan atas nama tersangka satu Tera Kauy alias Tera alias Aron, tersangka kedua atas nama Elia Kauy alias Elia.

“Sementara satu orang tersangka pelaku pembunuhan masih dalam pengejaran oleh anggota Satreskrim polres Aru,” jelanya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormassa mengungkapkan insiden yang terjadi merupakan tindak pidana murni.

Tersangka Tera Kauy alias Tera alias Aron merupakan residivis kasus penganiayaan dan pencurian. Korban keluar dan berbaur dengan masyarakat kemudian melakukan tindakan pembunuhan.

“Kejadian berawal saat pelaku melihat korban Ruben Labok dengan teman lewat dan ditegur pelaku kemudian terjadi perkelahian sehingga pelaku melakukan penusukan dengan senjata tajam hingga korban tersungkur di jalan,” ungkapnya kepada wartawan di sela-sela sertijab Wakapolda Maluku.

Ditambahkan, keluarga korban tidak menerima atas meninggalnya Ruben Labok, kemudian melakukan aksi balas dendam.

Sekitar pukul 06.30 WIT rumah salah seorang warga Lor-Lor didatangi masyarakat Salarem yang membawa alat tajam berupa anak panah dan parang.

Setibanya di rumah tersebut, mereka langsung melakukan pembakaran terhadap rumah salah seorang warga Lor-Lor dan juga sepeda motor.

“Dalam aksinya membuat warga Lor-Lor, Golden Gutandjala (34) ditusuk hingga tewas,” jelasnya. (MG-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!