Sekilas Info

Generasi Milenial di Ambon Dirangkul untuk Memahami Obat, Kosmetik dan Pangan yang Aman

satumalukuID - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) provinsi Maluku merangkul generasi milenial melalui kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) obat, kosmetik dan pangan yang aman.

Kepala BPOM Maluku, Hariani di Ambon, Sabtu, menyatakan, kegiatan Fun Run 5K BPOM 2019 merupakan upaya untuk menjangkau generasi milenial untuk lebih memahami dan mengenal akan obat, kosmetik dan pangan yang aman.

"Kegiatan ini dikemas dalam bentuk fun run dan senam zumba bersama dan diselingi edukasi atau sosialisasi kepada generasi muda, untuk menggugah kepedulian untuk mengkonsumi pangan yang aman," tambahnya.

Dia menjelaskan, pengawasan rutin tetap berlangsung di kabupaten dan kota di Maluku, tetapi juga diselingi dengan kegiatan yang santai bagi komunitas olah raga di kota Ambon.

Pihaknya, berupaya agar informasi yang kita sampaikan merata ke masyarakat bukan hanya untuk pelaku usaha tetapi juga konsumen dalam hal ini ke komunitas.

"Kita berharap kegiatan KIE ini tidak hanya diterima oleh komunitas sendiri, tetapi dapat mengajak dan menularkan ke orang lain juga," ujarnya.

Hariani mengakui, generasi milenial memilki pergaulan luas dan memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan bernagai informasi yang bermanfaat.

"Selain itu mereka juga melek teknologi sehingga lebih gampang untuk masuk dan menyebarluasakan informasi di media sosial. Mereka diharapkan menjadi perpanjangan tangan BPOM untuk melakukan pengawasan di lapangan, jika terjadi sesuatu yang tidak diduga dan tidak benar dapat diteruskan ke kami untuk ditindaklanjuti," terangnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang bersama untuk perlindungan kepada masyarakat Indonesia dari kosmetik, obat dan pangan ilegal atau mengandung bahan berbahaya.

Serta dapat membentuk konsumen cerdas dalam memilih kosmetika yang aman, bermanfaat, dan bermutu dengan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).

"Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan obat dan makanan, sehingga dapat membentengi diri sendiri dari pangan yang tidak aman dan tidak layak untuk dikonsumsi," jelasnya.

Selain KIE, juga dilakukan senam Zumba bersama dan pengawasan keamanan pangan melalui operasional mobil laboratorium keliling dengan melakukan sampling dan pengujian makanan. (penina f mayaut/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!