Sekilas Info

Pemkab Buru Komit Jadi Tuan Rumah yang Baik, Konsumsi Khalifah MTQ Perlu Perhatian Khusus

Rapat pembahasan penyelenggaran MTQ tingkat provinsi Maluku di Kabupaten Buru (Daniel Leonard)

satumalukuID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru bertekad akan menjadi tuan rumah yang baik penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat provinsi XXVIII yang dijadwalkan berlangsung akhir April 2019.

"Kita siap untuk pelaksanaan MTQ dan ini agenda provinsi yang dilaksanakan di daerah, dan tentunya ingin menjadi tuan rumah yang baik untuk menyukseskan MTQ tingkat provinsi," kata Asisten I Setda Kabupaten Buru, Masri, di Namlea, Sabtu.

Penjelasan Masri disampaikan dalam pertemuan dengan komisi D DPRD Maluku diketuai Saadyah Uluputty yang melakukan kunjungan pengawasan berbagai proyek tahun anggaran 2018 yang dibiayai APBD provinsi maupun dari sumber APBN.

"Namun kita berharap bahwa Pemprov Maluku juga mengambil bagian untuk bersama-sama dengan Pemkab Buru menanggulangi pelaksanaan ini," kata Masri.

Kalau misalnya untuk masalah dukungan anggaran itu Pemkab Buru berharap agar diperjuangkan memadai guna menunjang pelaksanaan event keagamaan dimaksud sehingga membantu kabupaten di dalam menyelesaikan kegiatan tersebut.

"Kita juga berharap ada upaya yang kuat dari DPRD untuk bisa membantu memperjuangkan di Pemprov Maluku, ada tambahan anggaran atau pun hal lainnya yang menunjang dalam menyukseskan kegiatan MTQ tingkat provinsi 2019," ujarnya.

Berbagai persiapan saat ini sementara dilakukan Pemkab Buru seperti membangun alun-alun MTQ dan lokasi perlombaan hingga melakukan rapat koordinasi LPTQ kabupaten dengan provinsi dan Biro Kesra Pemprov Maluku.

Anggota komisi D DPRD Maluku, Moerniati Sulaiman meminta pihak panitia penyelenggara, khususnya dari seksi konsumsi untuk memperhatikan menu makanan yang disuguhkan kepada para khafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

"Untuk kedua kalinya Kabupaten Buru menjadi tuan rumah penyelenggara MTQ tingkat provinsi, dan pengalaman sebelumnya panitia menyiapkan makanan yang terlalu awal sehingga saat disuguhkan kepada para khafilah dan rombongan sudah basi," ujarnya.

Sehingga dalam penyelenggaran MTQ 2019, pihak panitia dari seksi konsumsi khususnya lebih memperhatikan kondisi makanan serta waktu penyajian yang tepat. (Daniel Leonard/ant)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!